Lima Ton Sampah Berhasil Dangkat dari Sungai di Pasirluyu Bandung
📅 Sabtu, 18 Jul 2026, 23:05 WIB | Oleh: Tim PenulisBandung - Sebanyak lima ton sampah dan hambatan vegetasi liar berhasil diangkat dari aliran sungai sepanjang 200 meter di kawasan Kelurahan Pasirluyu, Kota Bandung melalui program Beberes Walungan Sasarengan (Bewasa) guna meminimalkan ancaman banjir perkotaan.
Aksi pembersihan massal melalui program bertajuk Bewasa ini diinisiasi oleh PT Len Industri dengan menggandeng aparatur Kelurahan Pasirluyu dan Astra Biz Center guna membongkar sumbatan air di wilayah RW 07 dan RW 08.
"Bagi PT Len Industri, keberlanjutan tidak hanya diwujudkan melalui pengembangan teknologi, tetapi juga melalui kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat. Bewasa menjadi bukti bahwa ketika pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat bergerak bersama, kita dapat menciptakan dampak yang nyata," kata Direktur Utama PT Len Industri Joga Dharma Setiawan di Bandung, Sabtu.
Joga menegaskan bahwa pemulihan ekosistem sungai tidak boleh ditunda, karena langsung berimbas pada kualitas hidup dan keselamatan warga dari bencana hidrometeorologi.
Melalui pengerahan 100 peserta gabungan dari unsur karyawan BUMN, swasta, dan warga lokal, aksi ini diharapkan memicu budaya gotong royong yang konsisten.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lurah Pasirluyu Sandi Rachmawan mengapresiasi langkah taktis lintas sektor tersebut. Ia mengakui bahwa penanganan problem sampah di aliran sungai Bandung memerlukan intervensi korporasi, karena tidak bisa diselesaikan sendiri oleh pemerintah daerah.
"Kami menyambut baik inisiatif Bewasa yang melibatkan berbagai pihak untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Kondisi sungai yang bersih tidak hanya mengurangi risiko banjir, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman bagi masyarakat," kata Sandi.
Sandi berharap normalisasi aliran air dan pengangkutan berton-ton sampah ini menjadi stimulus edukasi bagi warga setempat agar menghentikan kebiasaan membuang limbah domestik ke badan sungai demi keberlanjutan lingkungan masa depan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!