Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Puluhan Tandon Air Disiapkan untuk Antisipasi Kekeringan

📅 Selasa, 02 Jun 2026, 22:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Puluhan Tandon Air Disiapkan untuk Antisipasi Kekeringan Doc: Antara
Ket. Kepala Pelaksana BPBD Tulungagung Sudarmaji.

Tulungagung - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung mulai menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi kekeringan pada musim kemarau tahun ini dengan menyiapkan puluhan tandon air bersih untuk wilayah rawan.

Kepala Pelaksana BPBD Tulungagung Sudarmadji di Tulungagung, Selasa, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan kekeringan dari masyarakat maupun pemerintah desa.

Meski demikian, BPBD telah memetakan sedikitnya 20 desa di sembilan kecamatan yang berpotensi mengalami kesulitan air bersih saat musim kemarau.

"Belum ada laporan kekeringan, tetapi lokasi-lokasi rawan sudah kami petakan sebagai langkah antisipasi," kata dia.

Wilayah rawan kekeringan tersebut mayoritas berada di kawasan perbukitan dan pegunungan selatan, meliputi Kecamatan Campurdarat, Besuki, Tanggunggunung, Pucanglaban, Kalidawir, Bandung, Gondang, Rejotangan, dan Pagerwojo.

Untuk mengantisipasi dampak kekeringan, BPBD menyiapkan 50 tandon air berkapasitas hingga 1.200 liter per unit yang akan didistribusikan ke desa-desa terdampak.

Penyaluran tandon dan bantuan air bersih akan dilakukan berdasarkan permohonan dari pemerintah desa ketika kebutuhan mulai muncul di lapangan.

"Jika ada desa yang membutuhkan, kami siap mengirimkan tandon sekaligus melakukan dropping air bersih," ujarnya.

BPBD juga membuka kemungkinan penambahan sarana penampungan air apabila kebutuhan di lapangan meningkat selama musim kemarau.

"Kalau stok tandon yang ada tidak mencukupi, kami akan melakukan pengadaan tambahan atau mengusulkan bantuan ke BPBD Provinsi Jawa Timur," kata Sudarmadji.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Kabut Asap Ancam Sampit, BMKG Ungkap Dampak Meluasnya Karhutla di Wilayah Selatan.

Kabut Asap Ancam Sampit, BMKG Ungkap Dampak Meluasnya Karhutla di Wilayah Selatan.

20 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.