Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pariwisata RI Makin Bergairah! Sebanyak 1,25 Juta Wisman Datang dalam Sebulan

📅 Selasa, 02 Jun 2026, 16:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pariwisata RI Makin Bergairah! Sebanyak 1,25 Juta Wisman Datang dalam Sebulan Doc: ANTARA FOTO/ Fikri Yusufrwa.
Ket. Ilustrasi - Wisatawan mancanegara (wisman) di kawasan Pantai Batu Bolong, Canggu, Badung, Bali.

JAKARTA – Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia menjadi salah satu indikator penting pemulihan dan penguatan sektor pariwisata nasional.

Peningkatan jumlah wisman tidak hanya berdampak pada penerimaan devisa negara, tetapi juga menggerakkan berbagai sektor pendukung seperti perhotelan, transportasi, kuliner, ekonomi kreatif, hingga UMKM lokal.

Tren kenaikan kunjungan juga mencerminkan meningkatnya daya tarik destinasi Indonesia di tengah persaingan pariwisata global.

Namun, untuk menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan, diperlukan peningkatan kualitas layanan, konektivitas, serta promosi yang lebih terarah agar Indonesia mampu menarik wisatawan dengan tingkat belanja yang lebih tinggi dan masa tinggal yang lebih lama.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada April 2026 mencapai 1,25 juta orang.

Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS Pudji Ismartini di Jakarta, Selasa (2/6), menyampaikan angka tersebut meningkat 7,22 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Dengan demikian, secara total jumlah kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 1,25 juta atau naik 14,75 persen secara bulanan, sedangkan secara tahunan naik 7,22 persen," kata dia.

Menurut dia, peningkatan kunjungan wisman juga tercermin pada capaian kumulatif sepanjang Januari-April 2026. Selama empat bulan pertama tahun ini, jumlah kunjungan wisman tercatat mencapai 4,68 juta kunjungan atau naik 8,24 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan kewarganegaraan yang tercermin dari paspor yang digunakan, wisatawan asal Malaysia menjadi penyumbang kunjungan terbesar ke Indonesia pada April 2026 yang mencapai 207,96 ribu atau setara 16,65 persen dari total kunjungan wisman.

Posisi berikutnya ditempati wisatawan asal Australia dengan 157,96 ribu kunjungan atau 12,65 persen dari total wisman, disusul wisatawan asal China sebanyak 133,99 ribu kunjungan atau berkontribusi 10,73 persen.

Selain mencatat pergerakan wisatawan mancanegara, BPS juga memantau mobilitas wisatawan nusantara (wisnus) dengan jumlah perjalanan pada April 2026 mencapai 97,55 juta, turun 24,14 persen dibandingkan April 2025.

Meski demikian, secara kumulatif kinerja perjalanan wisatawan domestik masih menunjukkan pertumbuhan. Sepanjang Januari-April 2026, jumlah perjalanan wisnus mencapai 417,06 juta perjalanan atau meningkat 1,48 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Lebih lanjut, BPS juga mencatat perkembangan sektor transportasi yang berkaitan erat dengan aktivitas perjalanan masyarakat. Jumlah keberangkatan penumpang kereta pada April 2026 mencapai 48,28 juta orang atau meningkat 7,65 persen dibandingkan April tahun lalu.

Sementara, jumlah penumpang angkutan udara domestik tercatat turun 15,85 persen menjadi 4,57 juta penumpang. Untuk moda transportasi laut, jumlah penumpang angkutan laut domestik tercatat 2,93 juta orang atau turun 9,81 persen secara tahunan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bandar Abbas Makin Terisola...
Prakiraan BMKG Cuaca Sebagian Sumatera Utara Hujan Ringan-sedang Senin Esok

Prakiraan BMKG Cuaca Sebagian Sumatera Utara Hujan Ringan-sedang Senin Esok

19 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
KAI Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.