Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Taman Hijau di Kawasan Padat Penduduk Perlu Diperbanyak

📅 Minggu, 31 Mei 2026, 12:29 WIB | Oleh:
Taman Hijau di Kawasan Padat Penduduk Perlu Diperbanyak Doc: ANTARA
Ket. Seorang anak bermain di arena permainan Taman Bendera Pusaka yang baru diresmikan di Kebayoran Baru, Jakarta, Sabtu (14/3/2026)

JAKARTA - Anggota DPRD DKI Jakarta Jamilah Abdul Gani mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperbanyak pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) dan taman lingkungan di kawasan padat penduduk sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup warga.

Menurut Jamilah, kebutuhan akan ruang terbuka hijau menjadi salah satu aspirasi yang paling sering disampaikan masyarakat saat dirinya melakukan kunjungan ke berbagai wilayah permukiman padat di Jakarta.

"Warga ingin punya ruang terbuka hijau, taman kecil atau taman udara yang bisa multifungsi. Selain untuk aktivitas warga, juga menjadi ruang yang menghadirkan udara bersih di tengah padatnya permukiman," kata Jamilah di Jakarta, Sabtu.

Ia mengatakan masyarakat yang tinggal di kawasan padat memiliki keterbatasan akses terhadap ruang publik dan lingkungan yang sehat karena kondisi permukiman yang berhimpitan.

Karena itu, keberadaan taman lingkungan dapat menjadi sarana interaksi sosial sekaligus ruang rekreasi sederhana bagi warga.

Jamilah mengungkapkan sejumlah warga bahkan mengusulkan agar setiap Rukun Warga (RW) memiliki taman lingkungan yang dapat dimanfaatkan bersama.

"Harapannya, taman-taman yang ada di lingkungan padat itu bisa diwujudkan. Bahkan kalau bisa ada di setiap RW. Warga sering menyampaikan ke saya bahwa lahan yang tidak terlalu besar pun sudah cukup untuk dijadikan taman lingkungan," ujarnya.

Selain persoalan ruang terbuka hijau, dia juga menyoroti sejumlah usulan masyarakat terkait penataan lingkungan dan pembangunan fasilitas pendukung yang dinilai belum terealisasi hingga saat ini.

Ia mempertanyakan tindak lanjut berbagai aspirasi warga yang telah disampaikan sejak 2025, termasuk terkait perbaikan lingkungan permukiman.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu lebih aktif turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi riil yang dihadapi masyarakat, mulai dari persoalan saluran air, akses jalan lingkungan hingga kebutuhan ruang publik.

"Masyarakat sering mengajak kami turun ke lingkungan mereka untuk menunjukkan persoalan yang ada. Dari situ kita bisa mengetahui kebutuhan warga secara nyata dan mencari solusi yang tepat," katanya.

Jamilah berharap aspirasi terkait penyediaan ruang terbuka hijau dapat menjadi perhatian pemerintah daerah seiring target peningkatan luas RTH di Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Tiongkok Luncurkan Satelit ...
Luar Negeri
Qatar Dorong Negara Teluk H...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.