Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Akan Putuskan Nasib Kesepakatan Damai dengan Iran, Ini Syarat yang Diajukan AS

📅 Sabtu, 30 Mei 2026, 06:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Trump Akan Putuskan Nasib Kesepakatan Damai dengan Iran, Ini Syarat yang Diajukan AS Doc: Antara
Ket. Presiden AS Donald Trump saat menyampaikan komentar mengenai peristiwa terkini dalam konferensi pers di Ruang Briefing James Brady di Washington D.C. (7/4).

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan dirinya akan menggelar pertemuan di Ruang Situasi (Situation Room) Gedung Putih pada Jumat (29/5) untuk mengambil keputusan akhir mengenai apakah akan menyepakati perjanjian damai dengan Iran atau tidak.

Trump mengatakan Washington akan mencabut blokade angkatan laut terhadap Iran, namun menegaskan bahwa Teheran harus membuka Selat Hormuz dan berkomitmen untuk tidak pernah memiliki senjata nuklir.

Sumber Iran yang dikutip kantor berita Fars News Agency menyebut pernyataan Trump mengenai kesepakatan tersebut sebagai “campuran antara kebenaran dan kebohongan”.

“Saya akan segera mengadakan pertemuan di Situation Room untuk membuat keputusan akhir,” tulis Trump dalam unggahan panjang di platform media sosial miliknya, Truth Social, merujuk pada pusat komando keamanan tingkat tinggi di Gedung Putih.

Unggahan Trump mencakup sejumlah isu utama yang selama ini menjadi titik perbedaan dalam perundingan antara negosiator Amerika Serikat dan Iran. Namun, dari pernyataannya belum jelas poin-poin mana yang telah benar-benar disepakati.

Dalam unggahan tersebut, Trump menyebut Iran akan “segera menyelesaikan pembersihan” ranjau-ranjau di Selat Hormuz dan bahwa blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran “akan dicabut”, sehingga kapal tanker minyak dan kapal niaga lainnya dapat kembali beroperasi.

Namun belum jelas apakah Iran telah menyetujui langkah tersebut atau apakah blokade AS benar-benar telah dicabut sebelum Trump mengambil keputusan final.

“Iran harus setuju bahwa mereka tidak akan pernah memiliki senjata atau bom nuklir. Selat Hormuz harus segera dibuka tanpa pungutan apa pun untuk lalu lintas pelayaran yang bebas dan tidak dibatasi ke dua arah,” ujar Trump.

Trump juga menegaskan bahwa persediaan uranium yang telah diperkaya di Iran “akan digali oleh Amerika Serikat” dengan koordinasi bersama Republik Islam Iran dan International Atomic Energy Agency, kemudian dimusnahkan.

Kompensasi Perang

Sejumlah laporan sebelumnya menyebut Iran menuntut kompensasi finansial atas perang, termasuk pencairan aset yang sebelumnya dibekukan oleh AS, sementara Gedung Putih sempat mengusulkan kemungkinan investasi.

Namun Trump menegaskan bahwa “tidak akan ada uang yang ditransfer sampai ada pemberitahuan lebih lanjut”.

Presiden AS itu menambahkan bahwa sejauh ini hanya beberapa hal yang “kurang penting” yang telah disepakati kedua pihak.

Pejabat AS pada Kamis (28/5) mengatakan para negosiator dari kedua negara telah mencapai kesepakatan mengenai perpanjangan gencatan senjata selama 60 hari dalam konflik di Timur Tengah, namun Trump belum memberikan persetujuan akhir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Kemendag Siap Perkuat Daya ...
Ledakan di Gudang Amunisi TNI Madiun, Sejumlah Prajurit Dikabarkan Terluka

Ledakan di Gudang Amunisi TNI Madiun, Sejumlah Prajurit Dikabarkan Terluka

16 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.