Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

OJK Minta Bank Perkuat Likuiditas di Tengah Ekspansi Kredit

📅 Kamis, 16 Jul 2026, 07:32 WIB | Oleh:
OJK Minta Bank Perkuat Likuiditas di Tengah Ekspansi Kredit Doc: antara foto
Ket. Aktivitas di salah satu bank di Manado.

MANADO - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Utara dan Gorontalo (Sulutgo) Robert Sianipar meminta bank untuk memperkuat likuiditas di tengah ekspansi kredit saat ini.
"Likuiditas perbankan harus terus diperkuat, karena loan deposit rasio (LDR) perbankan Sulut berada di atas angka 100," kata Robert, di Manado, Kamis (16/7). 
Robert mengatakan LDR perbankan Sulut sebesar 162,48 persen hingga posisi April 2026, angka ini turun 1,59 persen jika dibandingkan dengan posisi yang sama tahun lalu 164,07 persen.
Ia menjelaskan LDR yang tinggi ini, menandakan bahwa angka pemberian kredit lebih besar dibandingkan penghimpunan dana masyarakat.
"Ada dana dari luar yang masuk ke Sulut dan dijadikan sebagai pinjaman," katanya pula.
Jadi, katanya lagi, likuiditas masih terjaga baik meskipun LDR perbankan Sulut tinggi.
Bank juga, kata dia, jaga likuiditas dengan fokus Current Account Savings Account (CASA) atau dana murah.
Jadi LDR tinggi sama dengan tidak bahaya, selama bank punya cadangan likuid, akses pendanaan lain, dan kualitas kreditnya bagus.
Hingga April 2026, total kredit perbankan Sulut mencapai Rp57,77 triliun atau naik 6,97 persen jika dibandingkan dengan posisi yang sama tahun lalu hanya Rp54,01 triliun.
Robert mengatakan jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya juga mengalami peningkatan sebesar 1,01 persen dari Rp57,19 triliun pada Maret 2026 menjadi Rp57,77 triliun pada April 2026.
Sedangkan, katanya pula, DPK yang dihimpun perbankan Sulut sebesar Rp35,55 triliun atau naik 8,01 persen jika dibandingkan posisi yang sama tahun lalu (2025) hanya Rp32,91 triliun.
Ia mengatakan jika dibandingkan dengan posisi akhir tahun 2025 tumbuh 2,14 persen dari Rp34,81 triliun menjadi Rp35,55 triliun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.