Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jenazah Awak Kapal Thailand Ditemukan Dekat Selat Hormuz

📅 Sabtu, 04 Apr 2026, 22:25 WIB | Oleh:
Jenazah Awak Kapal Thailand Ditemukan Dekat Selat Hormuz Doc: ANTARA/Xinhua/HO-Angkatan Laut Kerajaan Thailand
Ket. Sebuah kebakaran terjadi di kapal kargo Thailand setelah kapal tersebut ditembak di Selat Hormuz, Rabu (11/3).

BANGKOK - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Thailand di Bangkok, Jumat (3/4), mengonfirmasi penemuan bagian tubuh manusia dalam kapal berbendera Thailand "Mayuree Naree" yang dihantam rudal dekat Selat Hormuz pada Maret lalu.

Penemuan itu terjadi saat operasi pencarian kedua oleh tim penyelamat khusus yang disewa pemilik kapal, Precious Shipping.

Tim telah melakukan pencarian dengan saksama di sejumlah area yang dapat dijangkau, meskipun terjadi kerusakan parah akibat kebakaran dan banjir di ruang mesin dan kompartemen yang berdekatan.

Walaupun potongan jenazah telah ditemukan di area kapal yang rusak, Kemlu Thailand menjelaskan bahwa identifikasi terhadap bagian tubuh manusia itu belum dapat dikonfirmasi.

Para keluarga dari tiga kru berkewarganegaraan Thailand yang hilang pun telah diberi informasi mengenai perkembangan itu.

"Kementerian menyatakan duka cita yang mendalam atas perkembangan tersebut," demikian menurut Kemlu Thailand.

Kemlu Thailand juga terus berkoordinasi dengan sejumlah kedutan besar Thailand terkait dan Pemerintah Iran untuk mempercepat proses identifikasi.

Kapal Mayuree Naree diserang pada 11 Maret 2026 saat sedang singgah di kawasan strategis Selat Hormuz.

Pemerintah Thailand mengajak semua pihak untuk kembali kepada negosiasi diplomatis dalam menurunkan ketegangan di kawasan dan memastikan keamanan navigasi maritim warga sipil sesuai hukum internasional.

Sebagai tambahan, Mayuree Naree membawa 23 pelaut Thailand saat diserang di tengah agresi udara Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran dan pembalasan Teheran terhadap aset militer milik Amerika di kawasan tersebut.

Kapal tersebut diserang dalam perjalanan menuju India dari Abu Dhabi di Uni Emirat Arab (UEA).

Segera setelah serangan itu, pasukan angkatan laut Oman menyelamatkan 20 awak kapal, sementara operasi pencarian dan penyelamatan telah berlanjut untuk tiga pelaut yang sebelumnya hilang dan diyakini bekerja di ruang mesin kapal. Ant/Sumber: Thai News Agency

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

Liga Inggris, Fulham Tak Mampu Menyamai Chelsea

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Liga Inggris, Fulham Tak Ma...

Fiorentina Tanpa Ampun Dibantai AS Roma 0-4

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Fiorentina Tanpa Ampun Diba...
DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.