Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lahan Tadah Hujan Rote Ndao Akhirnya Kebagian Air! Menteri PU Bangun JIAT

📅 Sabtu, 30 Mei 2026, 17:32 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Lahan Tadah Hujan Rote Ndao Akhirnya Kebagian Air! Menteri PU Bangun JIAT Doc: istimewa
Ket. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat pembangunan infrastruktur sumber daya air guna mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan produktivitas pertanian di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T)

ROT NDAO– Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat pembangunan infrastruktur sumber daya air guna mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan produktivitas pertanian di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT), yang menjadi solusi penyediaan air bagi lahan pertanian tadah hujan, seperti Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Menteri PU Dody Hanggodo meninjau langsung salah satu lokasi penerima manfaat JIAT di Desa Lekunik, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, Sabtu (30/5). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan infrastruktur yang telah dibangun benar-benar memberikan manfaat optimal bagi petani dan mendukung peningkatan produksi pangan, khususnya di wilayah terdepan Indonesia.

Menteri Dody mengatakan pembangunan JIAT merupakan bagian dari komitmen Kementerian PU dalam memastikan setiap tetes air dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Melalui JIAT ini, kita ingin memastikan ketersediaan air sehingga produktivitas pertanian meningkat dan ketahanan pangan semakin kuat," kata Menteri Dody. 

Pada kesempatan tersebut, Menteri Dody mengarahkan agar pengembangan JIAT di Rote tidak hanya berfokus pada pembangunan sumur dan pompa air tanah, tetapi juga dilengkapi dengan jaringan saluran tersier sesuai dengan kondisi morfologi lahan sehingga mampu mengalirkan air secara lebih efektif hingga ke lahan pertanian.

Selain itu, Menteri Dody juga mendorong pemanfaatan energi yang lebih efisien untuk operasional sistem irigasi air tanah, termasuk penggunaan panel surya pada lokasi-lokasi yang memungkinkan. Langkah tersebut diharapkan dapat menekan biaya operasional pompa sekaligus meningkatkan keberlanjutan layanan irigasi di daerah-daerah terpencil. 

Air irigasi melalui sumur bor di Desa Lekunik, Kecamatan Lobalain, dibangun melalui APBN dengan nilai anggaran sebesar Rp1,5 miliar. Infrastruktur tersebut memiliki debit air sebesar 9 liter/detik dan saat ini melayani areal pertanian seluas 10 hektare. 

Keberadaan JIAT ini menjadi sangat penting mengingat Kecamatan Lobalain memiliki total lahan sawah sekitar 1.395 hektare. Pada musim tanam kedua, ketersediaan air dari sumber permukaan sering kali menurun sehingga suplai air tanah menjadi alternatif yang dibutuhkan petani untuk mempertahankan produksi pertanian.

Menteri Dody meminta pengembangan JIAT ke depan perlu dilakukan secara terintegrasi dengan pemetaan kebutuhan air pada seluruh kawasan pertanian potensial di Rote Ndao. Dengan perencanaan yang matang, diharapkan pembangunan sumur-sumur JIAT baru dapat dilakukan secara bertahap dan tepat sasaran sehingga manfaatnya semakin luas bagi masyarakat.

Melalui pembangunan JIAT dan berbagai infrastruktur sumber daya air lainnya, Kementerian PU berkomitmen terus menghadirkan layanan dasar yang andal, meningkatkan produktivitas pertanian, serta mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah 3T guna mewujudkan pertanian Indonesia yang lebih maju. Pengembangan JIAT di Rote Ndao juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan swasembada pangan sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Olahraga
Zverev Nomor Satu Dunia
Advertisement
Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.