Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Budidaya Ikan Tematik Jadi Andalan Pemkab Lebak Tingkatkan Produksi Perikanan.

📅 Kamis, 06 Agu 2026, 11:33 WIB | Oleh:
Budidaya Ikan Tematik Jadi Andalan Pemkab Lebak Tingkatkan Produksi Perikanan. Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lebak Winda Triana.

Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten memperkuat program budidaya ikan tematik sebagai upaya meningkatkan produksi perikanan , sehingga dapat mendukung ketahanan pangan.

‎Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lebak Winda Triana di Lebak, Kamis, mengatakan pemerintah daerah memiliki komitmen untuk meningkatkan produksi ikan untuk memenuhi ketersediaan protein hewani masyarakat, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

‎Selama ini, ketersediaan ikan air tawar di daerah ini masih dipasok dari luar daerah, sehingga program budidaya ikan tematik diperkuat agar kedepannya Lebak sebagai lumbung pangan ikan.

‎Oleh karena itu, pihaknya memperkuat kelembagaan pengelola budidaya ikan sistem teknologi Recirculating Aquaculture System (RAS), karena sangat perlu agar tidak menjadi kegagalan dalam pelaksanaan.

‎Selain itu juga pembudidaya ikan tematik yang dikelola desa bisa melibatkan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) akan mendapatkan pelatihan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan dinas juga akan mendampingi.

‎Sejauh ini, kata dia, kegiatan budidaya ikan darat tematik di Kabupaten Lebak belum banyak diterapkan, karena memerlukan listrik yang cukup untuk sistem RAS.

‎"Sebagian besar pembudidaya ikan air tawar di daerah ini masih konvensional," katanya menjelaskan.

‎Ia mengatakan, sebanyak 60 desa di Kabupaten Lebak yang mendaftar menjadi program budidaya ikan tematik sistem RAS dengan mengembangkan jenis ikan lele dan nila.

‎Namun, mereka yang terverifikasi baru setengahnya, mengingat persyaratan yang harus dipenuhi desa belum lengkap semua.

‎Pengembangan budidaya ikan juga terintegrasi dengan ekosistem ekonomi desa dan dipastikan mampu memenuhi konsumsi domestik/swasembada protein ikan dan MBG .

‎Sebab, ikan memiliki kandungan gizi cukup besar dan menyumbangkan protein, omega tiga dan gizi dan dapat meningkatkan kecerdasan otak manusia.

‎"Kami meyakini sistem program budidaya ikan tematik dapat membangun ekosistem ekonomi desa, sehingga hasil produksi perikanan bisa memenuhi permintaan pasar," katanya menjelaskan.

‎Ia menyebutkan, program budidaya ikan tematik merupakan bagian dari strategi KKP dalam mengembangkan perikanan budidaya berbasis kawasan yang produktif, efisien, dan berkelanjutan.

‎Selain itu juga mendorong terbentuknya rantai usaha perikanan yang terintegrasi mulai dari produksi, pemasaran, hingga pemanfaatan hasil budidaya untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Luar Negeri
Nepal Tuntut Kompensasi Ikl...
Luar Negeri
Inggris Tetap Teguh Usai Ar...
Advertisement
BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.