Kurs Dollar Naik Jadi Berkah Ekspor, Namun Risiko Krisis Ekonomi Mengintai
📅 Jumat, 29 Mei 2026, 15:00 WIB | Oleh: Tim PenulisMengutip laporan Axios melalui Anadolu, AS dan Iran disebut telah menyepakati rancangan memorandum berdurasi 60 hari. Meski sebagian besar syarat telah disepakati kedua pihak, Presiden AS Donald Trump disebut belum memberikan persetujuan akhir.
Kesepakatan yang lebih luas terkait tuntutan Washington terhadap program nuklir Iran masih memerlukan negosiasi lanjutan.
Dalam usulan memorandum tersebut, pelayaran komersial melalui Selat Hormuz akan tetap dibuka tanpa pembatasan. Iran juga diwajibkan membersihkan seluruh ranjau di jalur strategis itu dalam waktu 30 hari dan tidak melakukan pungutan maupun gangguan terhadap kapal yang melintas.
Laporan itu juga menyebut blokade angkatan laut AS akan dicabut secara bertahap seiring pulihnya aktivitas pelayaran komersial.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, Iran disebut berkomitmen tidak mengembangkan senjata nuklir dan akan memprioritaskan negosiasi terkait stok uranium yang diperkaya tinggi selama periode 60 hari tersebut.
Sebagai imbalannya, AS disebut siap membahas pencabutan sanksi dan pelepasan dana Iran yang dibekukan, termasuk membuka jalur pengiriman barang dan bantuan kemanusiaan ke Iran.
Dari dalam negeri, Rully menilai kondisi fiskal pemerintah dan ketidakpastian kebijakan masih menjadi sentimen yang dapat menekan rupiah lebih dalam.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kebijakan pemerintah belum banyak berubah dalam rencana konsolidasi fiskal yang menjamin defisit tidak melebihi 3 persen dari PDB, di antaranya pembiayaan proyek jumbo seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan koperasi desa. Sementara rencana pemerintah menjaga transmisi kenaikan harga minyak dunia agar tidak merembet ke inflasi juga sangat berisiko,” kata Rully.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!