Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masalah Sampah Jayapura Kian Mengkhawatirkan, 240 Ton per Hari.

📅 Kamis, 28 Mei 2026, 09:33 WIB | Oleh:
Masalah Sampah Jayapura Kian Mengkhawatirkan, 240 Ton per Hari. Doc: Antara Foto
Ket. Pemkot Jayapura meresmikan TPA Koya Koso pada (27/2)

 Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Jayapura, Papua menyebut bahwa produksi sampah di daerah ini mencapai 240 ton per hari.

"Kalau hari biasa, sampah yang masuk ke tempat pemrosesan akhir (TPA) sebanyak 240 ton per hari, namun pada hari raya keagamaan bisa sampai 300 ton per hari," kata Pelaksana tugas Kepala DLHK Kota Jayapura Simon Petrus Koirewoa di Jayapura, Rabu.

Simon mengajak masyarakat daerah itu untuk memilah sampah dari sumbernya (rumah tangga) agar TPA di Koya Koso, Distrik Muara Tami tidak cepat penuh.

"Kami juga berharap ke depan ada pihak ketiga yang mau berinvestasi di bidang persampahan, karena ada sampah yang bernilai ekonomi," ujarnya.

Dia menjelaskan armada dan tenaga kesehatan belum cukup untuk mengangkut volume sampah yang ada di masyarakat, sehingga ada beberapa wilayah yang belum mendapatkan pelayanan secara maksimal, seperti di Koya Barat, Koya Timur, Distrik Muara Tami dan beberapa kampung di sekitar wilayah perkotaan.

"Kendaraan yang kami miliki untuk mengangkut sampah meliputi roda empat ada 14 unit, mobil ambrol 14 unit, dan dump truck sebanyak 36 unit," katanya.

Dia menambahkan jumlah kendaraan yang ada saat ini belum bisa menjangkau seluruh wilayah, karena masing-masing kendaraan sudah ditentukan untuk mengangkut sampah, baik di jalan raya maupun kompleks perumahan warga.

"Untuk wilayah Koya saja baru ada tiga armada, yakni dua dump truck dan satu ambrol yang mengangkut sampah, sehingga belum bisa maksimal," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.