Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov Sulawesi Barat Tekan Inflasi melalui Gerakan Pangan Murah

📅 Rabu, 27 Mei 2026, 11:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Sulawesi Barat Tekan Inflasi melalui Gerakan Pangan Murah Doc: ANTARA
Ket. Petugas mengangkut telur ayam ras yang disiapkan untuk pelaksanaan operasi Gerakan Pangan Murah di Lapangan Ahmad Kirang Mamuju, Sulawesi Barat, Senin (25/5/2026).

MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Pangan Daerah menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), seperti Idul Adha 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi.

Kepala Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulbar, Suyuti Marzuki, pada pelaksanaan GPM di Lapangan Ahmad Kirang Mamuju, Selasa (26/5), mengatakan pelaksanaan GPM merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan menjelang Idul Adha. 

"Menjelang HBKN, biasanya terjadi peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan pokok. Karena itu pemerintah hadir melalui GPM agar masyarakat dapat memperoleh pangan dengan harga yang lebih terjangkau," kata Suyuti.

Suyuti menyampaikan bahwa permintaan bahan pangan biasanya meningkat menjelang HBKN sehingga pemerintah perlu melakukan langkah antisipasi agar harga tetap stabil dan terjangkau.

Pada pelaksanaan kegiatan tersebut, Pemprov Sulbar kata Suyuti, melibatkan distributor pangan serta Perum Bulog Cabang Mamuju dalam menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, bawang merah, bawang putih, cabai dan sejumlah komoditas lainnya.

"Harga bahan kebutuhan pokok yang dijual lebih murah dibanding harga pasar," katanya 

Pemerintah Provinsi Sulbar tambahnya, berkomitmen terus mendorong penguatan program pengendalian inflasi dan stabilisasi harga pangan melalui berbagai langkah strategis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. 

"Pemerintah Provinsi Sulbar berkomitmen menjaga keterjangkauan harga bahan pokok sekaligus memastikan ketersediaan pangan menjelang hari besar keagamaan," ujarnya.

GPM yang digelar sejak Selasa pagi tersebut disambut antusias masyarakat yang memanfaatkan kesempatan membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Nur Aini, salah seorang warga Mamuju mengaku sangat terbantu dengan adanya GPM tersebut. 

Menurutnya, harga kebutuhan pokok yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar sehingga membantu meringankan pengeluaran rumah tangga menjelang Hari Raya Idul Adha.

"Alhamdulillah, gerakan pangan murah ini sangat membantu karena harga di sini lebih murah dibanding di pasar. Apalagi menjelang Idul Adha kebutuhan rumah tangga semakin banyak," kata Nur Aini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
BMKG: Gempa M5,5 di Selat S...

Menanti Data IKK, 8 Juli 2026

2 jam lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Menanti Data IKK, 8 Juli 2026
Piala Dunia, Argentina Lolos dari Lubang Jarum, Tunjukkan Mental Juara

Piala Dunia, Argentina Lolos dari Lubang Jarum, Tunjukkan Mental Juara

08 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.