Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ekonom Sebut UMKM Jadi Bagian Penting Pertumbuhan Ekonomi Nasional

📅 Jumat, 22 Mei 2026, 16:48 WIB | Oleh:
Ekonom Sebut UMKM Jadi Bagian Penting Pertumbuhan Ekonomi Nasional Doc: Dokumentasi/RRI Bone

JAKARTA - Ekonom UI, Telisa Aulia Valianti, memaparkan kerangka fiskal RAPBN 2027 kepada publik. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi 2027 diproyeksikan berada di kisaran 5,8 hingga 6,5 persen.

Telisa menjelaskan pendapatan negara ditargetkan mencapai 11,8 hingga 12,4 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Ia menilai optimisme Presiden menunjukkan arah kebijakan fiskal yang jelas dan terukur.

Menurut dia, kebijakan fiskal pemerintah memiliki arah pembangunan ekonomi yang kuat. “Optimisme Presiden terhadap pertumbuhan ekonomi sangat tinggi dan terarah,” ujar Telisa, Jumat (22/5).

Telisa menekankan hilirisasi dan industrialisasi menjadi kunci utama pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, pengelolaan sumber daya alam harus dioptimalkan untuk meningkatkan nilai tambah.

Ia menyebut kebocoran pendapatan negara harus dihentikan untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi. Pendapatan tersebut harus kembali dikelola dalam sistem ekonomi nasional.

Ia menilai hal tersebut penting untuk memperkuat basis fiskal negara. “Pendapatan negara yang bocor harus dikumpulkan kembali agar pertumbuhan maksimal,” ucap dia.

Telisa mengatakan program pemerintah harus menyentuh masyarakat secara langsung. Ia menekankan pentingnya penciptaan lapangan kerja yang luas dan inklusif.

UMKM disebut harus menjadi bagian utama dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Sektor tersebut dinilai mampu mendorong pemerataan ekonomi hingga lapisan bawah.

Ia menegaskan UMKM harus mendapatkan perhatian serius pemerintah. “Program pemerintah tidak boleh hanya dinikmati segelintir kelompok,” kata Telisa.

Telisa menyoroti pentingnya stabilitas nilai tukar rupiah dalam mendukung industri nasional. Ia menyebut kurs harus dijaga agar tidak terlalu fluktuatif.

Transparansi anggaran juga dinilai penting untuk memastikan manfaat ekonomi dirasakan masyarakat. Ia menekankan sinergi sektor prioritas dan stabilitas fiskal harus terus dijaga. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Nasional
86 Persen BTS Terdampak Gem...
Nasional
Kabar Baik Jelang HUT RI! J...
Luar Negeri
Iran Klaim Siapkan Rp476 Ju...
Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter

Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter

17 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.