Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Seskab Teddy: Bantuan Gempa NTT Bertambah 25 Ton, Tiba di Sejumlah Daerah Terdampak.

📅 Senin, 17 Agu 2026, 04:44 WIB | Oleh:
Seskab Teddy: Bantuan Gempa NTT Bertambah 25 Ton, Tiba di Sejumlah Daerah Terdampak. Doc: Antara Foto
Ket. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya (tengah) di Pangkalan Udara TNI AU (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (15/8/2026), mengecek paket bantuan untuk para pengungsi bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan tambahan 25 ton bantuan dari pemerintah tiba di sejumlah daerah terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada hari ke-2 penanganan bencana, Minggu (16/8).  

Dengan demikian, sejak hari pertama penanganan bencana digelar, yaitu pada hari yang sama saat gempa bumi Magnitudo 7,7 mengguncang sejumlah wilayah NTT, Sabtu (15/8), total bantuan yang telah disalurkan sebanyak 52 ton logistik, terdiri atas makanan siap saji, air minum, sembako, obat-obatan dan alat-alat kesehatan, tenda, air bersih, dan kebutuhan lain untuk pengungsi. 

"Di hari kedua, bantuan logistik terus didatangkan untuk saudara-saudara kita di NTT. Pemerintah terus bergerak memastikan kebutuhan masyarakat terdampak terpenuhi dan bantuan tiba hingga ke lokasi," kata Seskab Teddy saat dihubungi di Jakarta, Senin dini hari.   

Seskab Teddy menjelaskan tambahan bantuan 25 ton yang tiba di NTT, Minggu, itu langsung didistribusikan ke daerah-daerah terdampak melalui jalur darat, pesawat, dan helikopter menuju Labuan Bajo, Maumere, Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Sikka, Ende, dan Nagekeo. Sebelumnya, bantuan-bantuan itu diterbangkan dari Jakarta pada Sabtu malam menggunakan dua pesawat Hercules C-130J TNI AU dengan tujuan Labuan Bajo dan Maumere.

Sementara itu, rincian tambahan 25 ton logistik yang tiba pada hari kedua penanganan bencana mencakup lima ton makanan siap saji, empat ton air minum, 16 ton sembako, dan ada pula tim relawan serta tenaga kesehatan beserta obat-obatan dan alat-alat kesehatan, kemudian tenda, air bersih, dan kebutuhan-kebutuhan pengungsi lainnya.

Dalam kesempatan yang sama, Seskab Teddy juga menegaskan sejumlah pejabat negara, yaitu jajaran menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, sejak hari pertama mendatangi langsung daerah-daerah terdampak untuk memimpin langsung penanganan bencana. Jajaran pejabat itu di antaranya Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Kabupaten Manggarai Timur; Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno di Ruteng, Kabupaten Manggarai.

Kemudian, ada pula Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo di Kabupaten Ende; Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus di Maumere, Kabupaten Sikka; Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono di Ruteng, Kabupaten Manggarai; Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto dan Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii di Kabupaten Manggarai; dan Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri di Reo, Kabupaten Manggarai.

Dalam kesempatan terpisah, Menko PMK Pratikno mengumumkan menteri-menteri dan wakil menteri yang ada di daerah terdampak bencana itu akan mengikuti upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di NTT bersama para pengungsi. Upacara peringatan HUT RI dijadwalkan berlangsung pada Senin pagi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.