Antonelli Incar Kemenangan Keempat Beruntun di GP Kanada
📅 Jumat, 22 Mei 2026, 07:00 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraMONTREAL — Pembalap muda sensasional asa Italia Kimi Antonelli bertekad melanjutkan awal musim luar biasanya dengan memburu kemenangan keempat secara beruntun pada Formula 1 Grand Prix Kanada akhir pekan ini.
Namun, pembalap berusia 19 tahun itu memperkirakan bakal mendapat perlawanan sengit dari rekan setimnya di Mercedes-AMG Petronas Formula 1 Team, George Russell.
Antonelli tampil mengejutkan sepanjang awal musim 2026 dengan memimpin klasemen sementara pembalap setelah empat seri dari total 22 balapan. Ia unggul 20 poin atas Russell, yang sebelumnya dijagokan menjadi kandidat utama juara dunia.
Momentum Mercedes semakin besar setelah tim Silver Arrows membawa paket pengembangan besar untuk GP Kanada di Sirkuit Gilles Villeneuve.
Bagi Russell, balapan di Montreal menjadi kesempatan penting untuk kembali menegaskan statusnya sebagai pemimpin tim setelah dua hasil finis posisi keempat membuat sorotan justru tertuju kepada Antonelli yang beberapa kali berdiri di puncak podium.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Saya yakin George akan kembali sangat kuat di Kanada,” ujar Antonelli.
“Dia selalu tampil bagus di Montreal dan memenangkan balapan tahun lalu, jadi saya harus benar-benar siap dan tetap fokus penuh. Saya akan memberikan yang terbaik.”
Popularitas Antonelli terus melesat di Italia. Talenta luar biasa, senyum khas, dan rambut keritingnya kini dianggap sebagai simbol optimisme olahraga Italia, terutama setelah kegagalan tim nasional sepak bola negara itu lolos ke Piala Dunia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Russell sendiri memiliki catatan impresif di Montreal. Selain meraih pole position dan kemenangan tahun lalu, ia juga mencatat fastest lap di sirkuit tersebut dan diprediksi menjadi kandidat kuat juara baik pada sprint race Sabtu maupun balapan utama Minggu.
Musim lalu, Antonelli memulai balapan dari posisi keempat dan finis ketiga untuk merebut podium Formula 1 pertamanya.
Kini, ia berpeluang mencatat sejarah sebagai pembalap Italia pertama sejak Alberto Ascari pada 1952 yang mampu meraih empat kemenangan beruntun. Ascari kala itu bahkan sukses mencatat enam kemenangan berturut-turut.
Bos Mercedes, Toto Wolff, mencoba meredam euforia terkait peluang Antonelli menjadi juara dunia.
“Performa hanya berarti ketika benar-benar ditunjukkan di lintasan,” kata Wolff.
“Kami baru menjalani empat balapan dan musim masih sangat panjang. Ini memang balapan penting bagi kami, tetapi tidak menentukan apa pun. Kami harus tetap tenang, terus belajar, dan mengeksekusi semuanya sebaik mungkin.”
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!