Ferrari Siap Akhiri Laju Kemenangan Antonelli di GP Monako
📅 Jumat, 05 Jun 2026, 06:10 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
MONAKO – Ferrari diprediksi memiliki peluang terbaik untuk mengakhiri puasa kemenangan panjang mereka sekaligus menghentikan laju impresif pembalap muda Mercedes, Kimi Antonelli, pada Grand Prix Monako yang akan digelar Minggu (7/6).
Harapan tim Kuda Jingkrak bertumpu pada dua pembalap, Charles Leclerc dan Lewis Hamilton, yang diyakini memiliki paket kompetitif untuk menaklukkan sirkuit jalan raya paling ikonik dalam kalender Formula 1 tersebut.
Leclerc, yang baru saja menandatangani perpanjangan kontrak bersama Ferrari pekan ini, memiliki catatan istimewa di lintasan rumahnya. Pembalap asal Monako itu memenangi balapan kandangnya pada 2024 dan berhasil merebut pole position tiga kali dalam lima musim terakhir.
Namun performa Leclerc sedikit tertutupi dua pekan lalu di GP Kanada. Saat itu, Hamilton tampil lebih cepat dalam sesi kualifikasi maupun balapan dan sukses finis di posisi kedua.
Sementara itu, Antonelli datang ke Monako dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatat empat kemenangan beruntun, termasuk kemenangan Formula 1 pertamanya yang membuatnya memimpin klasemen sementara kejuaraan dunia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pembalap Italia berusia 19 tahun tersebut kini unggul 43 poin atas rekan setimnya di Mercedes, George Russell.
Meski demikian, Antonelli mengakui Ferrari berpotensi menjadi ancaman terbesar akhir pekan ini.
"Saya pikir Ferrari adalah tim yang harus dikalahkan di Monako. Akan sangat menarik melihat bagaimana performa kami di sana," ujar Antonelli.
Sebaiknya Anda baca juga:
Antonelli menilai karakteristik mobil Ferrari lebih cocok untuk Sirkuit Monako yang sempit dan berliku dibandingkan Mercedes.
Menurutnya, keunggulan tenaga mesin tidak terlalu menentukan di lintasan jalan raya yang terkenal dengan tikungan-tikungan lambat dan minim area menyalip tersebut.
Hamilton yang kini membela Ferrari juga memiliki pandangan serupa. "Ini satu-satunya lintasan di mana tenaga mesin bukan faktor utama," kata juara dunia tujuh kali itu.
"Yang paling menentukan adalah performa mobil secara keseluruhan, dan saya pikir mobil kami bisa sangat kuat di sana."
Mercedes memiliki rekam jejak kurang mengesankan di Monako dalam beberapa tahun terakhir. Kemenangan terakhir tim berjuluk Silver Arrows itu terjadi pada tahun 2019 ketika Hamilton masih memperkuat mereka dalam perjalanan meraih gelar juara dunia keenamnya.
Sejak saat itu, Mercedes kerap kesulitan menemukan setelan ideal di jalanan sempit Monte Carlo yang terkenal tidak memberi ruang sedikit pun bagi kesalahan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!