Vandalisme, 97 Lampu Jalanan Dijarah
📅 Selasa, 19 Mei 2026, 01:15 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA – Vandalisme jalanan di Kota Teraman menjadi-jadi. Sedikitnya 97 lampu jalan dijarah di Jakarta Timur. “Saat ini kami terjunkan 112 personel Pasukan Kuning untuk memonitor lampu PJU dan mengantisipasi kriminalitas aset pemda,” kata Kepala Seksi Prasarana Sarana Utilitas Kota dan Penerangan Jalan Umum Sudin Bina Marga Jakarta Timur, Yanuar Ikhsan, Senin.
Lampu-lampu yang dijarah maling tersebut berada di Banjir Kanal Timur (BKT) Kecamatan Cakung. Yanuar akan meningkatkan pengawasan terhadap fasilitas PJU, mulai dari lampu hingga komponen panel listrik.
Personel yang disiagakan terdiri dari petugas tingkat kota hingga kecamatan. Rinciannya, 32 personel Satuan tugas (Satgas) Sudin Bina Marga Jakarta Timur dan 80 personel dari 10 kecamatan. “Semua personel kami siagakan. Jadi tiap-tiap kecamatan menyiagakan delapan personel,” ujar Yanuar.
Selain itu, dia menjelaskan, kawasan BKT di wilayah Ujung Menteng dan Pulo Gebang, Kecamatan Cakung, merupakan salah satu titik rawan pencurian lampu PJU. Sampai kini, tercatat 97 unit lampu PJU berdaya 90 watt dicuri.
Menurut Yanuar, sebagian lampu yang hilang telah diganti untuk mengembalikan penerangan jalan demi keamanan dan kenyamanan masyarakat. Sebanyak 51 unit lampu sudah dipasang kembali 24 April.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Pemasangan dilakukan mulai dari kawasan Jembatan Ujung Menteng hingga perbatasan Rorotan, Jakarta Utara,” ucap Yanuar. Sementara itu, 40 lampu lainnya tersebar Jalan Baru atau sisi barat Jalan Inspeksi KBT, Kelurahan Ujung Menteng.
Kemudian, enam lainnya berada di Jalan Inspeksi KBT, Kelurahan Pulo Gebang. Selain itu, Yanuar menuturkan enam lampu di wilayah Pulo Gebang juga telah selesai dipasang kembali. Saat ini, kata dia, masih terdapat sekitar 60 lampu PJU yang belum terpasang. Rencananya segera dipasang oleh Dinas Bina Marga Jakarta.
Tidak hanya lampu penerangan jalan, pencurian juga menyasar komponen panel listrik PJU di sejumlah ruas jalan utama di Jakarta Timur. Beberapa titik yang hilang antara lain Jalan Laksamana Malahayati, Jalan Pemuda, serta Jalan Basuki Rahmat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!