Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kementerian PU Percepat Penanganan Banjir dan Longsor di Tanah Datar

📅 Kamis, 21 Mei 2026, 21:16 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Kementerian PU Percepat Penanganan Banjir dan Longsor di Tanah Datar Doc: istimewa
Ket. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) langsung bergerak menangani dampak banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, menyusul hujan deras pada Selasa (12/5). Fokus utama saat ini adalah membuka akses, menormalisasi sungai, dan menangani titik-titik kritis di wilayah terdampak

TANAH DATAR – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) langsung bergerak menangani dampak banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, menyusul hujan deras pada Selasa (12/5). Fokus utama saat ini adalah membuka akses, menormalisasi sungai, dan menangani titik-titik kritis di wilayah terdampak.

Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait agar pemulihan konektivitas dan aliran irigasi bisa segera rampung. 

“Perbaikan irigasi dan jalan yang rusak menjadi tanggung jawab bersama antara kabupaten, provinsi, dan pusat sesuai Instruksi Presiden. Mengingat sekarang sudah masuk musim tanam, pemulihan irigasi harus jadi prioritas,” ujar Dody saat meninjau Sungai Batang Tampo, Kamis (21/5).

Banjir dipicu curah hujan ekstrem hingga 215 mm/hari di Lintau Buo. Debit air yang tinggi membuat sejumlah sungai di Daerah Aliran Sungai Indragiri meluap, meliputi Batang Tampo, Batang Piubuh, Batang Kawai, Batang Buo, Batang Selo, Batang Atar, dan Batang Baburai. Kondisi diperparah sedimentasi dan penyempitan alur sungai.

Dampaknya terasa di tujuh kecamatan: Lintau Buo, Lintau Buo Utara, Tanjung Emas, Padang Ganting, Salimpaung, Sungai Tarab, dan Tanjung Baru. Sebanyak 16 nagari/desa terdampak dengan kerusakan infrastruktur berupa 12 ruas jalan rusak berat, 13 ruas rusak ringan, enam jembatan putus, serta kerusakan jaringan irigasi, dam parit, pompa air, rumah ibadah, dan permukiman warga.

Untuk penanganan darurat, Balai Wilayah Sungai Sumatera V Padang telah mengerahkan tiga unit excavator, material bronjong, dan pipa HDPE. Langkah yang dilakukan meliputi normalisasi alur sungai, penguatan tebing yang tergerus, dan pemulihan fungsi infrastruktur sumber daya air guna menekan risiko banjir susulan.

Kementerian PU juga tengah menginventarisasi kerusakan dan menyiapkan skema rehabilitasi bersama pemerintah daerah. Untuk jangka menengah dan panjang, fokus diarahkan pada pengendalian sedimentasi, peningkatan kapasitas alur sungai, serta penguatan infrastruktur pengendali banjir agar kawasan lebih tahan terhadap bencana hidrometeorologi. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.