Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Karhutla di Bintan Capai 349 Kejadian pada Awal 2026, BPBD Tingkatkan Penanganan.

4 Kamis, 21 Mei 2026, 19:58 WIB | Oleh:
Karhutla di Bintan Capai 349 Kejadian pada Awal 2026, BPBD Tingkatkan Penanganan. Karhutla di Bintan Capai 349 Kejadian pada Awal 2026, BPBD Tingkatkan Penanganan. Doc: Antara Foto
Ket. BPBD menggelar dialog interaktif bersama masyarakat terkait karhutla di Aula Kantor Lurah Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Kepri, Kamis (21/5).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menangani 349 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama Januari sampai April 2026.

Sekretaris BPBD Bintan Agus Ariyadi mengatakan karhutla awal tahun ini menunjukkan tren peningkatan signifikan bahkan di atas kejadian selama 2025 yang 258 kejadian, sedangkan pada 2024 tercatat 259 kejadian dan pada 2023 tercatat 327 kejadian.

"Karhutla 2026 tersebar di sepuluh kecamatan se-Bintan, bahkan sudah ditetapkan status darurat karhutla," katanya dalam dialog interaktif bersama masyarakat di Aula Kantor Lurah Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Kamis.

Ia memerinci sebaran karhutla didominasi Kecamatan Bintan Timur 85 kejadian, Gunung Kijang (80), Toapaya (77), Bintan Utara (71), Teluk Sebong (14), Teluk Bintan (12), Sri Kuala Lobam (4), Mantang (3), Bintan Pesisir (2), dan Tambelan (1).

Dia menyampaikan penyebab karhutla Bintan didominasi faktor non-alam atau ulah manusia, seperti membuang puntung rokok, membakar sampah sembarangan, serta membuka lahan kebun baru di tengah cuaca panas dan disertai angin kencang.

Melalui dialog tersebut, Ariyadi mengajak peran aktif seluruh elemen masyarakat di Bintan meningkatkan kewaspadaan guna meminimalisasi karhutla di lingkungan masing-masing.

"Peran partisipatif perangkat RT, RW, lurah, serta camat sangat dibutuhkan untuk bersama-sama menjaga lingkungan saat musim pancaroba dan cuaca ekstrem yang tak menentu," ucapnya.

BPBD Bintan gencar melakukan sosialisasi pencegahan serta penanggulangan karhutla kepada masyarakat, termasuk melalui media massa, media sosial, hingga spanduk/baleho.

"Upaya pencegahan karhutla melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, swasta hingga aparat TNI/Polri," katanya.

Kanit Reskrim Polsek Bintan Timur Iptu Yofi Akbar menegaskan penanganan karhutla menjadi atensi Polda Kepri hingga Mabes Polri.

Ia menegaskan setiap individu dan kelompok yang secara sengaja melakukan karhutla akan mendapatkan konsekuensi hukum, dengan ancaman pidana penjara 10 tahun ditambah denda Rp10 miliar.

"Regulasi pelanggaran karhutla tertuang di dalam KUHP dan Undang-Undang Kehutanan, Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta Perkebunan," katanya.

Ia mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan secara sengaja, karena akan diproses hukum sesuai aturan yang berlaku.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Gubernur Sumut: Penguatan T...
Olahraga
Hasil Liga Champions: MU Me...
Megapolitan
Langit Jakarta Berpotensi M...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Malaysia Benar-benar Menggunduli Indonesia

Malaysia Benar-benar Menggunduli Indonesia

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.