Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPRD dan Pemprov DKI Mulai Bahas RKPD 2027, Pastikan KJP dan KJMU Tetap Aman

📅 Rabu, 20 Mei 2026, 17:30 WIB | Oleh:
DPRD dan Pemprov DKI Mulai Bahas RKPD 2027, Pastikan KJP dan KJMU Tetap Aman Doc: Pexels
Ket. Pemprov DKI Jakarta memastikan berbagai program bantuan pendidikan yang selama ini berjalan akan tetap dipertahankan. Program tersebut antara lain Kartu Jakarta Pintar (KJP), KJP Plus, hingga Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) yang dinilai masih sangat dibutuhkan masyarakat.

JAKARTA - Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin menghadiri audiensi bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung terkait pembahasan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (19/5). Pertemuan tersebut menjadi langkah awal sebelum pembahasan resmi RKPD 2027 bersama DPRD dimulai pekan depan.

Audiensi itu turut dihadiri pimpinan DPRD DKI Jakarta, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), serta sejumlah anggota dewan. Dalam pertemuan tersebut, pemerintah daerah dan DPRD membahas arah kebijakan pembangunan Jakarta di tengah tantangan ekonomi global dan keterbatasan fiskal daerah.

Khoirudin mengatakan pembahasan RKPD 2027 menjadi agenda penting karena akan menentukan prioritas pembangunan Jakarta dalam beberapa tahun mendatang. Menurutnya, kondisi ekonomi global saat ini memberikan tekanan terhadap kemampuan keuangan daerah, termasuk bagi Pemprov DKI Jakarta.

"Pekan depan RKPD 2027 mulai dibahas bersama DPRD," ujar Khoirudin usai audiensi.

Ia menjelaskan, dalam pertemuan tersebut Gubernur Pramono Anung menyampaikan bahwa tekanan ekonomi global berdampak langsung terhadap kondisi fiskal daerah. Selain itu, pengurangan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat juga masih terus berlanjut sehingga memengaruhi ruang fiskal Pemprov DKI Jakarta.

"Tekanan ekonomi dunia berdampak pada anggaran daerah, termasuk pengurangan DBH," katanya.

Meski menghadapi tekanan fiskal, Khoirudin menegaskan pelayanan dasar masyarakat tetap menjadi prioritas utama dalam RKPD 2027. Ia memastikan anggaran sektor pendidikan dan kesehatan tidak akan dikurangi meskipun pemerintah perlu melakukan penyesuaian belanja daerah.

Menurutnya, berbagai program bantuan pendidikan yang selama ini berjalan akan tetap dipertahankan. Program tersebut antara lain Kartu Jakarta Pintar (KJP), KJP Plus, hingga Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) yang dinilai masih sangat dibutuhkan masyarakat.

"Layanan masyarakat, terutama pendidikan dan kesehatan, tetap diutamakan," ucapnya.

Selain sektor pendidikan dan kesehatan, penanganan banjir dan kemacetan juga masih menjadi fokus utama pembangunan Jakarta pada 2027. Pemerintah daerah bersama DPRD akan mencari formulasi kebijakan agar program penanganan dua persoalan klasik ibu kota tersebut tetap dapat berjalan optimal meskipun anggaran terbatas.

Khoirudin mengatakan keterbatasan pendapatan daerah membuat Pemprov DKI Jakarta harus mulai menyiapkan strategi alternatif pembiayaan pembangunan. Salah satu opsi yang disiapkan adalah melalui skema creative financing atau pembiayaan kreatif agar pembangunan tidak hanya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menjaga kesinambungan pembangunan kota tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. Pemerintah daerah juga dinilai perlu lebih inovatif dalam mencari sumber pembiayaan pembangunan.

"Kami membuka peluang pembiayaan kreatif, termasuk obligasi atau sukuk daerah," ujar Khoirudin.

Ia menambahkan, DPRD DKI Jakarta akan mengawal pembahasan RKPD 2027 agar kebijakan yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus tetap memperhatikan kemampuan keuangan daerah. Kolaborasi antara DPRD dan pemerintah daerah dinilai penting untuk menjaga stabilitas pembangunan Jakarta di tengah situasi ekonomi yang penuh tantangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Ekonomi
Kabut Asap Karhutla Hambat ...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
# 6
# 6
Mendag Ajak Anak Muda Berbisnis Waralaba
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.