Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Redam Demo Pelajar, Prancis Langsung Siapkan 3.000 Guru Tambahan

📅 Minggu, 11 Okt 2026, 16:17 WIB | Oleh:
Redam Demo Pelajar, Prancis Langsung Siapkan 3.000 Guru Tambahan Doc: AFP/LOU BENOIST

MOSKOW - Menteri Pendidikan Prancis Edouard Geffray mengatakan sekitar 3.000 guru akan segera mulai bertugas pada sekolah-sekolah yang sedang menghadapi situasi sangat problematik dan di tengah masih berlangsungnya aksi protes oleh siswa SMA di negara tersebut.

Geffray mengatakan sekolah "problematik" tersebut diidentifikasi lewat program khusus pemerintah yang dilakukan kementeriannya setahun lalu dan diterapkan untuk pertama kalinya pada awal tahun ajaran saat ini.

"Berkat program yang saya ajukan setahun lalu, kami berhasil mengidentifikasi sekolah-sekolah yang menurut saya berada dalam situasi sangat problematik. Saya akan memberikan status 'merah' kepada 114 SMA dan status 'oranye' bagi 400 sekolah lainnya," kata menteri pendidikan tersebut kepada stasiun televisi TF1, Jumat (9/10).

Geffray menambahkan dia akan memberikan wewenang kepada kepala sekolah untuk merekrut ratusan guru tambahan di luar kuota yang telah ditetapkan, jika memang diperlukan.

Selain itu, sekolah-sekolah juga akan menerima dana bantuan lebih awal untuk membiayai beberapa ratus ribu jam kerja tambahan dalam kerangka program "pakta guru".

Kepala sekolah akan dapat merekrut guru sukarelawan untuk menggantikan rekan-rekan mereka yang sakit atau tidak hadir, dan jam kerja tersebut akan dibayar.

Geffray memperkirakan biaya terkait upaya tersebut akan mencapai beberapa juta, atau bisa puluhan juta euro hingga akhir tahun.

Keputusan tersebut diambil sebagai akibat dari aksi protes besar-besaran yang dilakukan siswa SMA di Prancis sejak pertengahan September 2026. Para siswa telah memblokir akses ke sekolah-sekolah untuk menuntut tambahan dana pendidikan dan kondisi belajar yang lebih baik.

Pada awal pekan ini, seorang koresponden RIA Novosti di Paris melaporkan polisi setempat menggunakan gas air mata dan granat setrum untuk menghadapi para demonstran. Bentrokan juga dilaporkan terjadi di Strasbourg, Marseille, Rennes, dan Toulouse.

Menurut Serikat Mahasiswa (Union Etudiante), sekitar setengah juta orang ikut serta dalam aksi protes yang dilakukan oleh siswa SMA dan mahasiswa di seluruh Prancis pada Selasa (6/10). Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...

40 Rumah Hanyut Diterjang Banjir Bandang

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
40 Rumah Hanyut Diterjang B...

Mendag Ajak Anak Muda Berbisnis Waralaba

35 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
Mendag Ajak Anak Muda Berbi...
Megapolitan
IQAir: Indeks Kualitas Udar...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.