Brimob Gagalkan Bentrokan Berdarah di Duren Sawit, Sembilan Celurit Disita
📅 Minggu, 11 Okt 2026, 19:35 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - Tim patroli gabungan berhasil menggagalkan aksi tawuran antarkelompok remaja di kawasan Jakarta Timur. Petugas mengamankan lima pemuda yang diduga hendak menggelar bentrokan berdarah.
Penggerebekan tersebut berlangsung di kawasan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit. Penindakan cepat ini berkat kesiapsiagaan personel patroli pada Minggu dini hari.
Operasi pencegahan ini melibatkan tim gabungan dari unsur Brimob dan satuan kewilayahan. Personel Brimob Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bergerak bersama Tim Perintis Presisi.
Petugas gabungan langsung melakukan penyisiran ketat di sekitar lokasi kejadian. Langkah cepat ini diambil guna mencegah terjadinya perkelahian massal yang meresahkan warga.
Saat melakukan penggeledahan di lokasi, petugas menemukan sejumlah senjata tajam berbahaya. Sebanyak sembilan bilah celurit berukuran besar berhasil disita dari tangan para pelaku.
Selain senjata tajam, petugas juga menyita dua unit telepon seluler. Ponsel tersebut diduga kuat digunakan untuk mengkoordinasikan aksi tawuran melalui media sosial.
Penindakan cepat ini bermula dari aduan warga yang resah melihat kerumunan pemuda. Laporan masyarakat masuk ke markas kepolisian sekitar pukul 02.10 WIB.
Selelapas diamankan, kelima pemuda tersebut langsung digiring ke pos kepolisian terdekat. Penanganan kasus ini diserahkan kepada Unit Resmob Polres Metro Jakarta Timur.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengapresiasi keaktifan masyarakat dalam melapor.
"Sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat penting untuk mencegah gangguan kamtibmas, setiap informasi akan kami respons sebagai bagian dari upaya pencegahan," kata Henik Maryanto.
Sementara itu, pihak kepolisian meminta para orang tua untuk lebih ketat menjaga anak-anaknya. Fenomena tawuran remaja malam hari dinilai sudah sangat mengkhawatirkan dan membahayakan keselamatan.
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menegaskan pentingnya peran keluarga di rumah.
"Jangan sampai mereka membawa senjata tajam atau terlibat tawuran, jika mengetahui adanya rencana tawuran segera laporkan kepada kepolisian agar dapat diantisipasi," ujar Budi Hermanto.
Masyarakat yang melihat potensi bentrokan diminta tidak ragu untuk melapor ke petugas. Layanan Call Center Polri 110 dapat diakses kapan saja selama 24 jam.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!