Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Lapak Hewan Kurban di Ternate Mulai Diserbu Pembeli.

📅 Selasa, 19 Mei 2026, 12:57 WIB | Oleh:
Lapak Hewan Kurban di Ternate Mulai Diserbu Pembeli. Doc: Antara Foto
Ket. Pedagang merawat hewan kurban sebelum diperjual belikan untuk Idul Adha.

Permintaan hewan kurban di Kota Ternate, Maluku Utara, baik sapi maupun kambing mulai meningkat menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Pemilik lapak Omah Ternak Subaim Sugeng Sugiono di Ternate Utara, Senin (18/5), menyebut telah menyiapkan puluhan ekor sapi dan kerbau kurban untuk memenuhi kebutuhan warga di Kota Ternate dan sekitarnya.

Menurut dia, tren pembelian hewan kurban tahun ini meningkat lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya karena masyarakat memilih memesan lebih awal untuk menghindari kenaikan harga dan keterbatasan stok menjelang hari raya.

"Harga sapi yang ditawarkan bervariasi sesuai dengan bobot dan kualitas hewan, mulai dari Rp12 juta hingga Rp60 juta per ekor," katanya.

Ia menjelaskan seluruh sapi yang dijual didatangkan langsung dari Subaim, Kabupaten Halmahera Timur, dan telah melalui pemeriksaan kesehatan dari instansi terkait.

"Semua sapi sudah diperiksa kesehatannya sehingga layak untuk dikurbankan sesuai syariat dan aman bagi masyarakat," ujarnya.

Selain melayani pembelian perorangan, lapak tersebut juga menerima pesanan kolektif dari masjid, instansi pemerintah, dan komunitas di Kota Ternate.

Sementara itu, pedagang hewan kurban lainnya di Ternate, Ahmad Yusuf, mengaku permintaan sapi dan kambing kurban mulai meningkat dalam sepekan terakhir, terutama dari kelompok warga yang membeli secara patungan.

"Biasanya mendekati Idul Adha baru ramai, tapi sekarang banyak yang sudah pesan dari awal Mei karena khawatir harga naik," katanya.

Ia menyebut harga hewan kurban tahun ini relatif stabil meski biaya transportasi dari daerah pemasok mengalami kenaikan. 

Untuk sapi ukuran sedang dijual sekitar Rp18 juta hingga Rp25 juta per ekor.

Menurut dia, meningkatnya kesadaran masyarakat untuk membeli lebih awal juga membantu pedagang dalam menyiapkan stok dan distribusi hewan kurban secara lebih baik.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Maluku Utara juga menyiapkan pengendalian harga pangan menjelang Idul Adha.

Gubernur Maluku Utara Sherly Laos menilai ketergantungan Maluku Utara terhadap pasokan pangan dari luar daerah masih tinggi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jasa pesan belanja sayur daring

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Jasa pesan belanja sayur da...
Megapolitan
Razia penertiban angkot tid...
Daerah
Tradisi Jamasan Gangsa Waya...

Sedekah laut nelayan Mangunharjo Semarang

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Sedekah laut nelayan Mangun...

Sanksi pencabutan izin usaha bagi pedagang

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Sanksi pencabutan izin usah...
Megapolitan
Sudinhub Jakarta Selatan An...

Pesta musik untuk Piala Dunia 2026

47 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pesta musik untuk Piala Dun...
Piala Dunia, Argentina Lolos dari Lubang Jarum, Tunjukkan Mental Juara

Piala Dunia, Argentina Lolos dari Lubang Jarum, Tunjukkan Mental Juara

08 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.