Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cuaca Hari Ini, BMKG: Mayoritas Kota Besar di Indonesia Berawan hingga Hujan

📅 Senin, 23 Mar 2026, 08:07 WIB | Oleh:
Cuaca Hari Ini, BMKG: Mayoritas Kota Besar di Indonesia Berawan hingga Hujan Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi - Petugas keamanan berlari saat terjadi hujan badai di gedung KPK Merah Putih, Jakarta.

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini berupa potensi hujan ringan, sedang, hingga lebat, yang dapat disertai kilat dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia pada Senin (23/3).

Dikutip dari laman resmi BMKG di Jakarta, Senin, Prakirawan Afif menerangkan secara umum daerah konvergensi memanjang dari Laut Banda, Maluku bagian selatan hingga tenggara di Laut Arafura.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah yang dilewati konvergensi atau konfluensi.

Oleh karena itu pihaknya memprakirakan beberapa kota besar akan berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang, yakni di wilayah Banjarmasin (Kalimantan Selatan), Kupang (NTT), Mamuju (Sulawesi Barat), dan Kendari (Sulawesi Tenggara).

Sementara itu beberapa kota besar lainnya akan mengalami hujan ringan hingga sedang, yaitu wilayah Padang (Sumatera Barat), Palembang (Sumatera Selatan), Pangkal Pinang (Kepulauan Babel), Bandar Lampung, Serang (Banten), Semarang (Jawa Tengah), Surabaya (Jawa Timur), Yogyakarta (DIY), Palangka Raya (Kalimantan Tengah), Manado (Sulawesi Utara) , Makassar (Sulawesi Selatan) , Ambon (Maluku), Nabire (Papua Tengah), Jayawijaya (Papua Pegunungan), Jayapura (Papua) dan Merauke (Papua Selatan).

Adapun beberapa kota besar yang lain diprakirakan hanya akan mengalami kondisi berawan pada hari ini, diantaranya wilayah Banda Aceh (Aceh), Medan (Sumatera Utara), Pekanbaru (Riau), Tanjung Pinang (Kepri), Jambi, Bengkulu, Jakarta, Bandung (Jawa Barat), Pontianak (Kalimantan Barat), Mataram (NTB), Gorontalo, Ternate (Maluku Utara), Sorong (Papua Barat Daya), dan Manokwari (Papua Barat).

Sebelumnya pada Sabtu (21/3) BMKG menyebutkan ada tiga provinsi yang perlu menjadi perhatian, yang berpotensi terjadinya hujan lebat pada periode mudik tahun 2026 ini.

"Yaitu Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan," kata Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani.

Ia menambahkan tadi juga terjadi hujan di beberapa tempat di Jabodetabek, menurutnya sebenarnya hal yang positif, karena hujannya sebentar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.