Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KJRI Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban Penembakan di Islamic Center San Diego

📅 Selasa, 19 Mei 2026, 10:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
KJRI Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban Penembakan di Islamic Center San Diego Doc: AP
Ket. Polisi berjaga di lokasi penembakan di luar Islamic Center pada hari Senin, 18 Mei 2026, di San Diego.

JAKARTA - Konsulat Jenderal RI (KJRI) di San Francisco, Amerika Serikat, memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam insiden penembakan di Islamic Center of San Diego (ICSD), California, Senin (18/5).

Dalam pernyataan tertulis pada Selasa (19/5), Konsul Penerangan dan Sosial Budaya KJRI San Francisco Afina Burhanuddin mengatakan pihaknya terus berkomunikasi dengan komunitas Muslim Indonesia untuk memastikan kondisi WNI menyusul peristiwa itu.

Ia mengatakan penembakan terjadi sekitar pukul 11.40 waktu setempat (Selasa, 01.40 WIB) dan menewaskan lima orang, termasuk seorang petugas keamanan dan dua tersangka yang berusia 17 dan 19 tahun.

Menurut Afina, motif penembakan masih diselidiki dan pihak berwenang setempat belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kasus tersebut.

"Namun, Departemen Kepolisian San Diego menduga bahwa serangan ini ada kaitannya dengan serangan kebencian terhadap komunitas Muslim," katanya.

Ia mengatakan kasus itu telah mendapat perhatian dari pemerintah federal AS dan pemerintah negara bagian.

Kepala Kepolisian San Diego Scott Wahl mengatakan tiga warga yang tewas adalah laki-laki.

Ia mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan biro penyelidik federal FBI untuk menangani kasus tersebut.

Menurut Wahl, penyelidikan akan mengarah pada dugaan kejahatan kebencian karena lokasi kejadian berada di pusat kegiatan Islam.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menyebut insiden tersebut sebagai "situasi yang mengerikan."

Trump mengatakan pejabat federal dan negara bagian tengah menyelidiki kasus itu serta menghimpun informasi tambahan.

"Yang terjadi adalah situasi yang mengerikan. Saya telah menerima pembaruan informasi awal, dan kami akan terus memantaunya dengan cermat," ujar Trump, seperti dikutip Anadolu.

ICSD merupakan pusat aktivitas dan ibadah Muslim terbesar di San Diego yang berada sekitar 15 kilometer dari pusat kota.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Megapolitan
Obligasi Daerah Dirilis Dua...
Luar Negeri
Warga Lokal Harus Dilibatka...
Luar Negeri
IMF Peringatkan Negara Misk...
Advertisement
Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.