Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinas PPKUKM DKI Optimalkan Pembinaan UKM lewat Jakpreneur

📅 Kamis, 18 Jun 2026, 12:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dinas PPKUKM DKI Optimalkan Pembinaan UKM lewat Jakpreneur Doc: ANTARA
Ket. Tangkapan layar - Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo dalam siniar bertema "Optimalisasi Pembinaan UKM melalui Ekosistem Jakpreneur" di Jakarta, Kamis (18/6/2026).

JAKARTA – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta mengoptimalkan pembinaan usaha kecil dan menengah (UKM) melalui ekosistem Jakarta Enterpreneur (Jakpreneur) agar naik kelas dan terwujud ketahanan ekonomi kota.

Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, mengatakan melalui optimalisasi Jakpreneur, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta ingin memastikan dua transformasi besar terjadi pada UKM Jakarta, salah satunya digitalisasi dan standardisasi global.

"UKM Jakarta harus mampu naik kelas. Produk-produk UKM harus memiliki standar kualitas, kemasan dan manajemen yang diakui secara internasional," kata Ratu dalam siniar bertema "Optimalisasi Pembinaan UKM melalui Ekosistem Jakpreneur" yang dipantau di Jakarta, Kamis (18/6).

Dia menyebutkan transformasi yang juga diinginkan, yakni kemandirian dan ketahanan ekonomi kota.

Untuk itu, dia berharap melalui pendampingan yang terukur, UKM mampu beradaptasi dengan perubahan lansekap ekonomi kota global yang dinamis.

"Melalui sosialisasi, saya meminta kepada seluruh jajaran pembina, pendamping, dan para pelaku UKM untuk mengoptimalkan seluruh fasilitas yang ada di dalam ekosistem Jakpreneur," ujar Ratu. 

Dia pun menekankan UKM berperan krusial untuk mewujudkan target Jakarta menembus peringkat 20 besar dalam jajaran kota global dunia.

Menurut dia, UKM merupakan tulang punggung sekaligus penggerak ekonomi Jakarta, sehingga diperlukan cara-cara yang lebih cepat, cerdas, dan terintegrasi dalam pembinaan UKM melalui Jakpreneur.

"Jakpreneur bukan sekadar program biasa, tetapi sebuah ekosistem. Ini semua terintegrasi dengan teknologi digital dengan berkolaborasi antarsektor," ungkap Ratu.

Hingga 17 Juni 2026, tercatat sebanyak 421.688 anggota Jakpreneur telah bergabung dari total jumlah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jakarta yang mencapai sekitar 1,3 juta.

Dari 421.688 anggota Jakpreneur, sebanyak 300.668 di antaranya memiliki usaha yang terbagi dalam tiga sektor utama, yakni kuliner (73,38 persen), fesyen (8,94 persen), kerajinan (3,40 persen), dan lainnya (14,28) persen. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti
    Preview komentar:
    Semoga dapat membantu dan meringankan beban saudara kita ...
    Luar biasa pak mentan dengan kepeduliannya dan gerak ...
  • Tumbuh Kuat, BI Sebut Industri Pengolahan dan Perdagangan Jadi Penopang Ekonomi Jateng
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai ketangguhan ekonomi Jateng; ...
  • BUMN Tak Cukup Andalkan Aset, Menperin Minta Perkuat Hilirisasi dan Rantai Pasok Industri
    Preview komentar:
    Pernyataan Bapak Agus Gumiwang yang menggarisbawahi urgensi penguatan ...
Kepolisian Resor Kotawaringin Barat Akan Menindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan

Kepolisian Resor Kotawaringin Barat Akan Menindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan

21 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.