Indonesia Jadi Anggota Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO 2026-2030
📅 Kamis, 18 Jun 2026, 12:34 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA - Indonesia terpilih sebagai anggota Komite Antarpemerintah Warisan Budaya Takbenda UNESCO periode 2026–2030, kata Kementerian Luar Negeri RI, setelah memenangkan pemungutan suara di Paris.
Dalam pernyataan persnya di Jakarta, Kamis (18/6), Kemlu RI mengatakan Indonesia terpilih dalam Sidang Majelis Umum ke-11 Negara Pihak Konvensi 2003 UNESCO di Paris, mewakili Grup IV Asia-Pasifik bersama Jepang, Filipina, dan Kamboja dari enam kandidat.
Duta Besar RI untuk Prancis sekaligus Delegasi Tetap RI untuk UNESCO Mohamad Oemar mengatakan kemenangan tersebut merupakan amanah besar yang akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Ia menegaskan Indonesia berkomitmen pada periode 2026–2030 untuk mengawal kebijakan global pelindungan budaya, memperkuat implementasi Konvensi 2003, serta meningkatkan kapasitas komunitas lokal.
Wakil Delegasi Tetap RI untuk UNESCO, I Gusti Agung Ketut Satrya Wibawa, mengatakan posisi di komite akan dimanfaatkan untuk memperjuangkan kepentingan negara berkembang dalam pelestarian warisan budaya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO merupakan badan beranggotakan 24 negara dari total 185 negara pihak Konvensi 2003 yang mengatur pelindungan warisan budaya tak benda global.
Komite bertugas mengevaluasi dan menetapkan unsur budaya ke dalam Daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO serta menyusun pedoman kebijakan pelestarian budaya di tingkat internasional.
Melalui keanggotaan tersebut, Indonesia berkomitmen menjaga warisan budaya agar tetap hidup dan berkontribusi sebagai pilar solidaritas, perdamaian, dan pembangunan berkelanjutan global.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kemlu RI mengatakan keberhasilan ini merupakan hasil diplomasi intensif oleh Delegasi Indonesia di Paris, Jakarta, dan berbagai perwakilan lain dengan dukungan sejumlah negara sahabat.
Kepercayaan internasional tersebut dinilai mencerminkan pengakuan atas komitmen Indonesia dalam melestarikan budaya secara berkelanjutan di tingkat global, kata Kemlu RI.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!