Pemprov Papua Barat Perluas Pemasaran Produk UMKM Lewat Pameran
📅 Selasa, 11 Agu 2026, 07:12 WIB | Oleh: SriyonoMANOKWARI - Pemerintah Provinsi (Pemporv) Papua Barat memperluas ruang pemasaran produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) melalui penyelenggaraan pameran di Kabupaten Manokwari pada 10-12 Agustus 2026 yang diikuti puluhan pelaku usaha mama-mama asli Papua.
Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan di Manokwari, Senin (10/8), mengatakan pelaksanaan pameran UMKM merupakan salah satu strategi pemerintah daerah untuk memperkenalkan dan mempromosikan produk lokal unggulan kepada masyarakat luas.
“Selain pendampingan dan pelatihan, perluasan akses pasar juga menjadi hal penting dalam mendorong pengembangan UMKM di daerah,” ujar Dominggus.
Gubernur berharap agar pameran UMKM yang diselenggarakan menjelang perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya menjadi wadah perluasan akses pasar, tetapi mendorong masyarakat untuk mencintai produk lokal.
Penguatan sinergi serta kolaborasi antarinstansi pemerintah baik daerah maupun vertikal di wilayah Papua Barat merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung UMKM semakin mandiri, produktif, berdaya saing, dan bankable.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Saya mengajak seluruh masyarakat Papua Barat mengonsumsi dan menggunakan produk UMKM lokal supaya semakin berkembang di rumahnya sendiri,” kata Dominggus.
Menurut dia, kekayaan sumber daya alam di sektor perikanan, peternakan, pertanian, dan lainnya belum dikelola dengan maksimal, sehingga membutuhkan keterlibatan semua pihak untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM.
Semangat kemerdekaan harus diterjemahkan oleh semua pihak sebagai energi baru untuk bersama-sama terlibat dalam pelaksanaan program pembangunan dari sektor UMKM yang menjadi tulang punggung roda perekonomian nasional maupun daerah.
Sebaiknya Anda baca juga:
“UMKM adalah tulang punggung perekonomian nasional yang telah terbukti tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan zaman,” ucap Dominggus.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Papua Barat Sarce Meidodga menjelaskan, pameran yang memprioritaskan pelaku usaha asli Papua merupakan wujud pemberdayaan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus (Otsus).
Penyelenggaraan pameran ataupun kegiatan promosi lainnya mampu membangkitkan semangat pelaku UMKM orang asli Papua untuk menghasilkan produk yang berkualitas, inovatif, dan memanfaatkan teknologi digital dalam pemasaran.
Dia mengajak seluruh masyarakat terutama aparatur sipil negara (ASN) untuk mendukung pengembangan UMKM dengan ikut berbelanja beragam produk yang dipamerkan, mulai dari hasil kerajinan tangan, kuliner khas daerah, hasil pertanian, dan lainnya.
Pada kesempatan yang sama, sejumlah instansi pemerintah juga turut berpartisipasi dalam pameran dengan membuka layanan pendukung, seperti layanan administrasi perpajakan, pengurusan nomor induk berusaha (NIB), administrasi kependudukan, pelayanan kesehatan, serta lainnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!