Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Longsor Subang Menimbun Dua Wisatawan asal Karawang

📅 Minggu, 17 Mei 2026, 06:23 WIB | Oleh:
Longsor Subang Menimbun Dua Wisatawan asal Karawang Doc: ist
Ket. korban tanah longsor

SUBANG – Ada dua orang yang menjadi korban tewas akibat bencana tanah longsor di Subang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Subang, Jawa Barat menyebutkan dua wisatawan asal Kabupaten Karawang yang tertimbun longsor di kawasan Curug Cileat Subang ditemukan dalam kondisi meninggal di kedalaman sekitar dua meter.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Subang, Udin Jazudin saat dihubungi di Subang, Sabtu, menyampaikan setelah dilakukan pencarian sejak Jumat (15/5) sore, dua korban longsor di kawasan Curug Cileat Subang akhirnya berhasil ditemukan pada Sabtu siang.

Tebing setinggi 250 meter di kawasan Curug Cileat, Kampung Cibogo, Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang pada Jumat (15/5) mengalami longsor akibat tingginya curah hujan di daerah tersebut.

Kedua korban masing-masing Alda Apriliani (22) yang merupakan warga Cikampek, Karawang dan Winda Limbong (20), warga Kosambi Karawang.

Setelah dilakukan pencarian, dua korban longsor itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tertimbun material longsor di area jalur menuju Curug Cileat

Proses pencarian berhasil setelah tim menemukan barang-barang milik korban di sekitar lokasi longsor. Kemudian, petugas juga melihat tangan salah satu korban muncul dari timbunan tanah.

Berdasarkan temuan itu, kata dia, tim memfokuskan di titik tersebut dan melakukan penggalian secara hati-hati, dan akhirnya berhasil.

"Korban ditemukan tertimbun longsoran di kedalaman sekitar dua meter, dalam kondisi meninggal dunia," katanya.

Jenazah kedua korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciereng Subang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, sebelum akhirnya dibawa ke rumah duka di wilayah Karawang.

Amud, ayah dari korban Aida Apriliani (22) mengaku sangat sedih atas kejadian yang dialami anak kesayangannya.

Ia menyesalkan tak ada peringatan dini dari pengelola wisata terkait potensi longsor di kawasan tersebut saat cuaca hujan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Daerah
BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susu...
Nasional
DPR Dorong Pemerintah Buka ...
Megapolitan
Parkir Rp60.000 per Jam Bik...
Megapolitan
Nasib 193 Pedagang Ikan Kra...
Megapolitan
Pedagang Ikan Pasar Kramat ...
Daerah
Kabut asap batasi jarak pan...
Ekonomi
Di BNI WondrX 2026, BNI Sek...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.