Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kandas di Perebutan Medali, Perjuangan Aditya Tetap Dipuji Federasi Panjat Tebing Indonesia

📅 Minggu, 04 Okt 2026, 05:07 WIB | Oleh:
Kandas di Perebutan Medali, Perjuangan Aditya Tetap Dipuji Federasi Panjat Tebing Indonesia Doc: Antara foto
Ket. Arsip - Atlet panjat tebing Indonesia Aditya Tri Syahria berjalan keluar arena pertandingan usai melakukan false start pada final nomor speed putra Asian Games 2026 di Portmesse Nagoya Exhibition Hall, Nagoya, Aichi, Jepang, Kamis (1/10).

NAGOYA - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) tetap mengapresiasi penampilan atlet panjat tebing nasional Aditya Tri Syahria, yang gagal menyumbang medali Asian Games Aichi-Nagoya 2026 pada babak final nomor speed putra, pada Kamis (1/10).

Menurut Ketua Umum FPTI Yenny Wahid, di Nagoya, Jepang, Sabtu malam, Aditya sudah memenuhi ekspektasi organisasi secara kualitas dan kemampuan. Namun, dia gagal menyumbang medali emas akibat False Start pada babak final.

"Sebetulnya secara catatan waktu, Adit itu yang paling cepat. Jadi ya kemarin false start. Memang ya itu olahraga, seperti itu," tutur Yenny.

FPTI berharap kejadian tersebut menjadi pelajaran berharga bagi atlet dan tidak terulang. Adit juga diharapkan bisa lebih matang melalui hasil tersebut.

Kendati begitu, FPTI tidak menaruh kesalahan sepenuhnya pada atlet andalan tersebut. Bahkan, sejumlah atlet diketahui juga mengalami false start saat pertandingan.

"Semoga dengan kematangan atlet dan latihan juga, Adit bisa lebih mengenal kemampuannya, bisa menahan diri dan lebih punya ritme bertanding. Dia catatan waktunya sudah best, tapi ya sedang tidak beruntung. Yang false start bukan cuma dia, tapi atlet China dan Jepang juga. Padahal, tiga atlet itu yang terunggul," ujar Yenny.

FPTI melihat potensi besar Aditya dalam perlombaan, dan bahkan diproyeksikan untuk dikirim membela Merah Putih pada ajang Olimpiade 2028. Oleh sebab itu, penguatan mental atlet menjadi pertimbangan penting bagi FPTI untuk memoles atlet-atlet binaannya agar lebih matang pada ajang kelas dunia.

Pada ajang Asian Games 2026, cabang olahraga panjat tebing hanya berhasil mengamankan medali tunggal. Beruntung, pencapaian tersebut berupa medali emas yang diperoleh Desak Made Rita Kusuma Dewi, yang berlomba di nomor speed putri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Megapolitan
Minggu Sore Hujan Mengintai...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.