Bidik Jadi Kota Global, Jakarta Gandeng Cannes Perkuat Manajemen Event Internasional
📅 Minggu, 17 Mei 2026, 13:05 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno bersama delegasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bertemu Wakil Wali Kota Cannes Thomas Pariente di Hôtel de Ville de Cannes pada Kamis (14/5) sore. Pertemuan tersebut dilakukan untuk mempelajari strategi Cannes dalam mengembangkan industri event internasional sebagai penggerak ekonomi kota.
Dalam pertemuan itu, Pemprov DKI mempelajari keberhasilan Cannes yang selama 79 tahun konsisten menjadi tuan rumah Cannes Film Festival. Festival film internasional tersebut diketahui mampu menarik sekitar 45 ribu peserta setiap tahunnya dari berbagai negara.
Thomas Pariente mengatakan Cannes Film Festival memberikan dampak ekonomi yang sangat besar bagi kota tersebut. Selama 12 hari pelaksanaan festival, perputaran ekonomi disebut mencapai sekitar 216 juta euro atau setara Rp4,4 triliun.
'Kami bangga karena Cannes Film Festival merupakan festival terbesar ketiga di dunia setelah Olimpiade dan Piala Dunia FIFA. Kami juga beruntung karena festival ini digelar setiap tahun," ujar Thomas Pariente.
Selain industri perfilman, Cannes juga mengembangkan berbagai agenda internasional lain untuk memperkuat sektor pariwisata, media, perhotelan, dan ekonomi kreatif. Pemerintah kota setempat turut mendukung penyelenggaraan event melalui fasilitas utama seperti Palais des Festivals et des Congrès.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sepanjang tahun, kota tersebut juga rutin menggelar berbagai agenda internasional seperti MIPTV dan MIPCOM yang berfokus pada industri televisi global. Selain itu terdapat festival kapal pesiar, festival musik, hingga berbagai konferensi industri internasional lainnya.
Pada musim panas setiap Juni, Cannes juga menggelar festival musik selama lima hari dengan jumlah pengunjung mencapai sekitar 15 ribu orang. Event tersebut disebut mampu menghasilkan dampak ekonomi hingga 160 juta euro atau setara Rp3,2 triliun.
Rano Karno mengatakan Jakarta ingin belajar dari keberhasilan Cannes dalam membangun kota berbasis industri event. Menurutnya, potensi ekonomi dari sektor pariwisata dan hiburan perlu dikembangkan lebih serius di Jakarta.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ini luar biasa. Cannes bisa menjadi kota yang hidup dari industri event. Bahkan, 40 persen penopang ekonominya berasal dari sektor pariwisata. Ini juga harus dikembangkan di Jakarta," ujar Rano Karno.
Ia menambahkan kerja sama Jakarta dan Cannes diharapkan tidak berhenti pada transfer pengetahuan semata. Pemprov DKI juga ingin membuka peluang pasar konten kreatif serta pengembangan talenta di bidang manajemen event internasional agar Jakarta mampu berkembang sebagai kota global berbasis industri kreatif.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!