Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Papua Fokus Perkuat Distribusi Hasil Perikanan untuk Tingkatkan Ekspor Nelayan

📅 Jumat, 15 Mei 2026, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Papua Fokus Perkuat Distribusi Hasil Perikanan untuk Tingkatkan Ekspor Nelayan Doc: Antara
Ket. Proses Pembangunan gudang pendingin di Kabupaten Sarmi, Papua, beberapa waktu lalu.

Jayapura - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) setempat mulai fokus membangun rantai distribusi hasil perikanan agar produksi nelayan di wilayah pesisir dapat tertampung dengan baik.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Papua Iman Djuniawal di Jayapura, Kamis (14/5), mengatakan penguatan rantai distribusi menjadi langkah penting untuk memastikan hasil tangkapan nelayan dapat tertampung dengan baik, mulai dari proses penyimpanan hingga pemasaran keluar daerah.

"Saat ini yang baru mulai di bangun di Kabupaten Sarmi dan ini akan berlanjut hingga ke daerah pesisir Papua," katanya.

Pihaknya saat ini juga mendorong kehadiran investor untuk membangun fasilitas cold storage atau gudang pendingin di sejumlah wilayah pesisir, khususnya pada kawasan pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih.

"Kapasitas cold storage yang akan dibangun yakni sekitar 30 ton dan diharapkan dapat menampung hasil para nelayan di Kabupaten Sarmi," ujarnya.

Dia menjelaskan jika gudang pendingin ada di beberapa tempat di Papua maka hasil tangkapan bisa mencapai ratusan kilogram per hari, dengan begitu potensi ekspor berkelanjutan.

"Sehingga perlu menilai adanya pembangunan cold storage dengan kapasitas besar guna mendukung distribusi hasil perikanan ke industri maupun pasar luar daerah," katanya.

Pemerintah daerah setempat juga menyiapkan dukungan distribusi melalui kesiapan pelabuhan, kapal penampung, hingga kapal pengumpul hasil perikanan.

Sebaiknya Anda baca juga:

"Oleh sebab itu pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih baru difokuskan di Kabupaten Sarmi, meski sebelumnya sempat direncanakan di beberapa daerah lain seperti Waropen dan Supiori," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Bermula dari apk ijo asing yang masuk jadi ...
    Tolong pak presiden jgn cuma bacot MBG truss ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

BMKG Catat 235 Gempa Susulan di Flores

3 jam lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
BMKG Catat 235 Gempa Susula...
Nasional
Terus Bertambah! Gempa Dahs...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Sungguh Mengenaskan Kabar Duka Ini! Hingga Sabtu Sore, 38 Orang Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT

Sungguh Mengenaskan Kabar Duka Ini! Hingga Sabtu Sore, 38 Orang Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT

15 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.