Bukit Premium, Pemandangan Sumba Mini Ala Pasuruan
📅 Jumat, 15 Mei 2026, 07:18 WIB | Oleh: Haryo BronoBukit Kandang berada di lokasin yang dekat dengan kawasan lereng Gunung Bromo sehingga sering menjadi alternatif wisata bagi pengunjung yang ingin menikmati panorama alam selain kawasan kawah Bromo.
Akses menuju lokasi cukup mudah dijangkau kendaraan roda dua maupun roda empat. Dari Kota Pasuruan, perjalanan menuju Tosari memerlukan waktu sekitar dua hingga tiga jam. Jalur menuju lokasi didominasi tanjakan dan tikungan pegunungan, namun kondisi jalannya relatif baik.
Perjalanan menuju Bukit Kandang justru menjadi pengalaman menarik tersendiri. Sepanjang perjalanan, wisatawan akan disuguhi pemandangan perbukitan hijau, area pertanian warga, hingga kabut tipis yang sering turun di kawasan pegunungan.
Sesampainya di area parkir, pengunjung perlu berjalan kaki menuju titik utama bukit di destinasi ini. Trekking yang dilakukan tidak terlalu berat sehingga masih cocok untuk wisatawan pemula maupun keluarga.
Sebaiknya Anda baca juga:
Setelah tiba di area parkir, pengunjung masih harus berjalan kaki menuju titik utama Bukit Kandang selanjutnya dilanjutkan dengan berjalan kaki. Trekking ringan ini biasanya memakan waktu sekitar 10–20 menit tergantung kondisi fisik dan cuaca.
Meski jalurnya tidak terlalu sulit, pengunjung tetap disarankan menggunakan alas kaki yang nyaman karena beberapa bagian jalur cukup menanjak dan licin saat hujan. Untuk wisatawan yang tidak ingin berjalan kaki terlalu jauh, tersedia jasa ojek lokal yang dikelola warga sekitar.
Spot Sunrise dan Sunset Favorit Wisatawan
Sebaiknya Anda baca juga:
Seperti Bromo, salah satu waktu terbaik menikmati Bukit Kandang adalah saat matahari terbit. Banyak wisatawan rela datang sejak dini hari demi melihat sunrise berwarna jingga dari kawasan sabana ini.
Ketika cuaca cerah, cahaya matahari perlahan muncul dari balik pegunungan dan menyinari hamparan rumput hijau dengan warna keemasan. Momen ini menjadi favorit fotografer maupun pemburu konten media sosial.
Bagi yang susah bangun pagi, selain sunrise, Bukit Kandang juga terkenal dengan panorama matahari terbenamnya. Langit jingga berpadu dengan siluet bukit menciptakan suasana yang tenang dan romantis.
Banyak pengunjung memilih duduk santai di area perbukitan sambil menikmati kopi hangat dan udara dingin pegunungan. Suasana alami tanpa hiruk-pikuk kendaraan menjadi alasan mengapa tempat ini cocok untuk melepas penat dari rutinitas kota. Memang tempat ini cenderung sepi dibandingkan Bromo yang riuh.
Camping dengan Nuansa Alam Terbuka
Bagi mereka yang menyukai bermalam dengan mendirikan tenda, Bukit Kandang juga menjadi lokasi favorit untuk camping ringan. Area sabana yang luas memungkinkan wisatawan bermalam di tenda sambil menikmati panorama alam terbuka, cocok bagi yang menikmati perburuan bintang dan panorama galaksi Bimasakti.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!