Dilema Energi Eropa: Belanda Tetap Impor LNG dari Russia
📅 Kamis, 14 Mei 2026, 20:53 WIB | Oleh: Deri HenriawanISTANBUL - Belanda masih mengimpor gas alam cair (LNG) dari Russia sebesar 12 persen dari total impor pada awal 2026, menurut data Institut Ekonomi Energi dan Analisis Keuangan (IEEFA).
"Itu jauh lebih banyak dari yang saya perkirakan," kata pakar energi Jilles van den Beukel kepada NOS News, Rabu (13/5).
Belanda menjadi satu dari lima negara Uni Eropa (UE) yang masih mengimpor LNG Russia, bersama Spanyol, Prancis, Belgia, dan Portugal.
Data tersebut muncul ketika UE terus melanjutkan rencana penghentian bertahap impor LNG Rusia menyusul perang di Ukraina.
Sebanyak 44 kapal tanker LNG dari AS dan enam dari Russia dilaporkan tiba di Pelabuhan Rotterdam selama tiga bulan pertama tahun ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, tujuan akhir sebagian pengiriman di Eropa masih belum diketahui.
UE telah memutuskan melarang impor LNG Rusia mulai awal 2027, sementara pembatasan gas melalui jaringan pipa diperkirakan menyusul pada musim gugur 2026.
Kontrak pasokan gas baru dengan Rusia juga telah dilarang, meski perjanjian jangka panjang masih berlaku.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut IEEFA, LNG kini menjadi bagian yang semakin penting dalam sistem keamanan energi Eropa di mana AS muncul sebagai pemasok utama.
Perusahaan milik negara Energie Beheer Nederland mengalokasikan 20 miliar euro (sekitar Rp409,7 triliun) untuk mengisi cadangan gas di tengah kehati-hatian pelaku pasar.
Pada 23 April, UE mengadopsi paket sanksi ke-20 terhadap Russia yang mencakup 120 penetapan baru terhadap sektor energi, industri militer, dan jasa keuangan, termasuk mata uang kripto.
Blok tersebut juga memberlakukan larangan transaksi terhadap 20 bank Russia serta menjatuhkan sanksi tambahan terhadap 46 kapal "armada bayangan" Russia. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!