Demi Selamatkan Produksi Pangan, Padang Pariaman Kebut Pemulihan Sawah Rusak Terdampak Bencana
📅 Kamis, 14 Mei 2026, 22:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ia meminta Kementan untuk membantu rehabilitasi lahan sawah rusak berat seluas 450,7 hektare, lahan sawah hilang 100,5 hektare, serta lahan jagung terdampak seluas 570,35 hektare karena menjadi sandaran ekonomi petani.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat menargetkan pengerjaan rehabilitasi lahan sawah rusak sedang akibat terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi akhir tahun lalu selesai dalam tiga pekan.
"Sebelumnya hanya satu alat berat untuk membersihkan material sisa banjir, namun (sejak kemarin) alat berat yang bekerja menjadi lima unit," kata Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Padang Pariaman Hendra Aswara di Parik Malintang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengatakan dengan banyak alat berat yang bekerja maka tidak sampai tiga pekan pembersihan material banjir yang menutupi sawah akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi akhir tahun lalu tersebut akan teratasi sehingga kemudian dapat dilakukan penanaman padi.
Ia menyampaikan Padang Pariaman mendapatkan program Optimalisasi Lahan atau Oplah dan Rehabilitasi Lahan sawah terdampak bencana yang dananya bersumber dari APBN melalui Kementerian Pertanian.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!