Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Krisis Minyak Dorong Asean Percepat Transisi Energi Terbarukan

📅 Rabu, 13 Mei 2026, 00:20 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Ia menambahkan bahwa setiap negara anggota akan melanjutkan proses ratifikasi melalui mekanisme legislatif nasional masingmasing.

“Masing-masing negara akan melanjutkan proses di badan legislatifnya dan menyelesaikan seluruh prosesnya di dalam negeri sedini mungkin,” kata Kao.

Meski demikian, ia mengakui bahwa proses ratifikasi masih bergantung pada dinamika internal negara anggota sehingga waktu penyelesaiannya belum dapat dipastikan secara rinci.

Namun ia menegaskan komitmen bahwa APSA harus selesai sebelum KTT Asean ke-49.

“Tetapi, tentu saja hal tersebut harus dilakukan. Tak ada keraguan bahwa APSA akan rampung sebelum KTT ke-49 Asean, dan saya sangat mengharapkan hal ini,” ujarnya.

Dalam KTT Asean ke-48, Filipina, para pemimpin negara telah menyepakati percepatan kerja sama energi regional, termasuk penguatan interkoneksi listrik dan mekanisme berbagi energi antarnegara.

“Para pemimpin sepakat akan pentingnya rantai pasok energi yang stabil dan andal, interkonektivitas energi yang lebih kuat, serta percepatan diversifikasi menuju sumber energi alternatif dan terbarukan,” kata Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr..

Kesepakatan itu menempatkan APSA sebagai salah satu instrumen penting dalam memperkuat ketahanan energi kawasan.

Mekanisme ini memungkinkan negara Asean saling membantu ketika terjadi kelangkaan bahan bakar, dengan skema dukungan minimal 10 persen dari kebutuhan domestik negara yang terdampak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Badan Geologi: Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga

25 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Badan Geologi: Gunung Anak ...

Disney Tengah Garap Film “Moana 3”

37 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Disney Tengah Garap Film �...

25 Dosen UB Perkuat Pembangunan Kawasan Transmigrasi

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
25 Dosen UB Perkuat Pembang...
Luar Negeri
Geliat Ekspor Perikanan Vie...
Manusia Tak Beradab, Penyembelih Binatang Superlangka, Tapir, Harus Dihukum Berat

Manusia Tak Beradab, Penyembelih Binatang Superlangka, Tapir, Harus Dihukum Berat

03 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.