Legislator: Jangan Remehkan Ancaman Hantavirus, Terapkan One Health System!
📅 Senin, 11 Mei 2026, 15:05 WIB | Oleh: Tim PenulisLegislator Dapil Jawa Tengah III itu mendorong pemerintah memperkuat sistem kewaspadaan dini terhadap penyakit zoonosis, termasuk hantavirus. Caranya, melalui pendekatan One Health yang mengintegrasikan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan.
Ia menilai ada sejumlah langkah penting yang harus segera diperkuat. Pertama, memperluas surveilans penyakit demam akut yang belum terdiagnosis agar kasus hantavirus tidak luput dari pemantauan. Kedua, meningkatkan kapasitas diagnosis laboratorium, termasuk pemeriksaan PCR dan serologi di rumah sakit rujukan.
Ketiga, memperkuat pengendalian rodensia dan sanitasi lingkungan berbasis masyarakat. Menurutnya, pengelolaan sampah, kebersihan permukiman, dan pengendalian populasi tikus harus menjadi bagian penting dalam kebijakan kesehatan publik.
“Pencegahan hantavirus tidak cukup hanya mengandalkan layanan rumah sakit. Ini menyangkut lingkungan hidup sehari-hari masyarakat,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, Edy meminta edukasi publik diperluas agar masyarakat memahami cara sederhana mencegah penularan. Hal-hal seperti menggunakan masker dan sarung tangan saat membersihkan area yang terindikasi banyak tikus, menjaga ventilasi ruangan, serta menghindari kontak langsung dengan tikus.
Dia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor mengingat ancaman zoonosis berkaitan erat dengan perubahan lingkungan, urbanisasi, hingga perubahan iklim.
“Kita tidak boleh menunggu sampai terjadi lonjakan kasus besar baru kemudian bergerak. Pencegahan jauh lebih murah dan jauh lebih penting dibandingkan penanganan ketika situasi sudah memburuk,” tandas Edy.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!