Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

WHO Nyatakan Wabah Hantavirus yang Menyerang Penumpang Kapal Pesiar telah Berakhir

📅 Jumat, 03 Jul 2026, 12:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
WHO Nyatakan Wabah Hantavirus yang Menyerang Penumpang Kapal Pesiar telah Berakhir Doc: WHO
Ket. Dirjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus.

JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah hantavirus yang menyerang penumpang di kapal pesiar MV Hondius telah berakhir.

Direktur Jenderal Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan kontak terakhir dari seseorang yang terpapar hantavirus di kapal MV Hondius telah menyelesaikan masa karantina, dinyatakan negatif, dan kembali ke rumah.

Terdapat 12 kasus terkonfirmasi dan satu kasus probable yang berasal dari MV Hondius, termasuk tiga kematian.

Namun, meskipun wabah kini telah berakhir, bagi para ilmuwan dan ahli, pekerjaan baru berada di tahap awal, karena mereka mencoba mengambil pelajaran dari kejadian yang memicu peringatan kesehatan global.

"Hari ini, kontak terakhir dari seseorang yang terpapar hantavirus di kapal pesiar MV Hondius telah menyelesaikan masa karantinanya, hasil tesnya negatif, dan kembali ke rumah," kata kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers.

"Tidak ada kasus baru yang dilaporkan sejak 25 Mei."

"Oleh karena itu, kami sangat senang menyampaikan bahwa WHO menganggap wabah hantavirus telah berakhir."

Kapal berbendera Belanda itu berangkat pada 1 April dari Ushuaia, Argentina, singgah di pulau-pulau terpencil di Samudra Atlantik Selatan, termasuk Tristan da Cunha, sebelum menuju ke utara ke Tenerife di Kepulauan Canary Spanyol, tempat para penumpang yang tersisa dievakuasi.

Kapal penjelajah kutub itu akhirnya berlabuh pada tanggal 18 Mei di pelabuhan Rotterdam di Belanda.

Pada tanggal 30 Mei, kapal tersebut diizinkan untuk berlayar kembali setelah dibersihkan dan didesinfeksi.

Pencarian Vaksin 

Tedros mengatakan lebih dari 650 kontak telah diidentifikasi dan ditindaklanjuti oleh otoritas kesehatan di 33 negara dan wilayah.

Dia mengatakan WHO akan terus berupaya untuk memahami wabah tersebut, dan virus itu sendiri.

"Kami juga mengoordinasikan sebuah studi yang melibatkan 21 negara untuk memahami bagaimana penyakit ini berkembang, yang akan mendukung pengembangan diagnostik, terapi, dan vaksin untuk wabah di masa mendatang," kata Tedros.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
  • Mesin Produksi Kembali Panas! BI Sebut Industri Pengolahan Tumbuh di Awal 2026
    Sebagai seseorang yang rutin mengikuti perkembangan sektor pengolahan, ...
  • Badan Pusat Statistik: Harga Beras Premium dan Medium Kompak Naik pada Agustus
    Informasi yang sangat komprehensif terkait laporan BPS bulan ...
Megapolitan
Tarif Baru TransBandara Blo...

Gal Gadot Konfirmasi Dikeluarkan dari Franchise Wonder Woman

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Gal Gadot Konfirmasi Dikelu...
Ekonomi
DPR Sepakat Tetapkan Destry...
Advertisement
Luar Biasa, Delapan Komoditas Pangan Kini Telah Berhasil Swasembada

Luar Biasa, Delapan Komoditas Pangan Kini Telah Berhasil Swasembada

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.