Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kontes, Upaya Membangkitkan Kelesuan Bisnis Mas Koki

5 Senin, 11 Mei 2026, 02:30 WIB | Oleh:
Kontes, Upaya Membangkitkan Kelesuan Bisnis Mas Koki Kontes, Upaya Membangkitkan Kelesuan Bisnis Mas Koki Doc: ist
Ket. festival mas koki

TANGERANG – Bisnis ikan mas koki naik turun. Dalam rangka menaikkan lagi pamor ikan mas koki maka diselenggarakan Elite Goldfish Championship (EGC) 2026. Kontes ini diikuti ratusan pecinta ikan mas koki dari berbagai kota. Mereka mengikuti kompetisi dalam satu panggung untuk memperebutkan gelar tertinggi sebagai Team Champion dengan hadiah mencapai 250 juta rupiah.

Pendiri EGC, Theo, di Tangerang, Banten, Minggu mengatakan kompetisi yang mempertemukan para groomers terbaik dari berbagai daerah di Indonesia tersebut berlangsung 7-10 Mei 2026 di Pacific Garden Alam Sutera Tangerang.

“Ini adalah kontes offline pertama ikan mas koki dengan hadiah terbesar di Indonesia. Fresh money ini bertujuan untuk menaikkan value ikan kontes dan diharapkan memberikan efek besar terhadap perputaran industri ikan mas koki di Indonesia,” ujar Theo. Ia menjelaskan konsep tim tanding menjadi daya tarik utama dalam penyelenggaraan EGC 2026. 

Para groomers terbaik akan tergabung dalam tim elite untuk menunjukkan kualitas keeping, teknik grooming, konsistensi perawatan, hingga mental juara di atas panggung nasional. Untuk pertama kalinya, lanjut dia, dunia ikan mas koki Indonesia akan menyaksikan pertarungan antartim groomers dalam skala besar.

"Kompetisi ini juga menjadi ajang membangun nama, reputasi, dan legasi di industri ikan mas koki nasional," ujarnya. Ia menyatakan kompetisi ini menjadi bukti nyata bahwa dunia ikan mas koki Indonesia terus berkembang menjadi industri yang lebih serius dan memiliki nilai ekonomi yang semakin besar

Pendiri EGC lainnya, Tomy Nurdiansyah, menambahkan ajang tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan dan kompetisi, tetapi juga membawa misi besar untuk membangkitkan kembali industri ikan mas koki Indonesia yang sempat mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir.

Ia berharap ajang tersebut mampu meningkatkan nilai kontes ikan, pertumbuhan transaksi jual beli, dan berkembangnya breeder local. Selain itu, meningkatkan industri akuarium, aksesoris, hingga terbentuknya ekosistem ekonomi baru berbasis hobi.

“Kami berharap acara ini menjadi titik balik kebangkitan industri ikan mas koki Indonesia yang sempat redup. Kami ingin membangun ekosistem yang lebih sehat, lebih bernilai, dan lebih dihargai, baik dari sisi hobi maupun bisnis,” katanya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
WHO Sebut Enam Langkah Ikli...

BPBD: Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas

42 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
BPBD: Gunung Semeru Luncurk...
Luar Negeri
WHO Setujui Uji Klinis Dua ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Dishub: Pemerintah Siapkan Tiga Pelabuhan Alternatif untuk Antisipasi Kepadatan Nataru 2026-2027

Dishub: Pemerintah Siapkan Tiga Pelabuhan Alternatif untuk Antisipasi Kepadatan Nataru 2026-2027

05 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.