Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Desa Penglipuran Bangkitkan Wisata Kebugaran lewat Event Lari

📅 Minggu, 10 Mei 2026, 22:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Desa Penglipuran Bangkitkan Wisata Kebugaran lewat Event Lari Doc: ANTARA/ho-Desa Wisata Penglipuran)
Ket. Desa Penglipuran kembangkan konsep wisata kebugaran lewat gelaran lari santai 5K, Denpasar, Sabtu (9/5/2026).

DENPASAR – Wisata kebugaran atau wellness tourism semakin berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan fisik dan mental.

Tren ini tidak hanya menawarkan pengalaman rekreasi, tetapi juga aktivitas pemulihan dan gaya hidup sehat seperti spa, yoga, terapi alami, hingga wisata berbasis alam.

Bagi daerah, pengembangan wisata kebugaran membuka peluang diversifikasi sektor pariwisata dengan menyasar wisatawan berkualitas yang cenderung memiliki durasi tinggal dan pengeluaran lebih tinggi.

Namun, keberhasilan sektor ini sangat bergantung pada kualitas layanan, kelestarian lingkungan, serta kemampuan mengintegrasikan kearifan lokal sebagai daya tarik utama.

Warga Desa Penglipuran yang terkenal dengan kekompakannya mengembangkan wisata budaya dan alam mulai membangkitkan wisata kebugaran melalui ajang lari santai.

“Sampai saat ini kan Desa Penglipuran dikenal dengan destinasi budaya atau lingkungan, kami ke depan ingin menambah nilai Penglipuran sebagai wellness tourism (wisata kebugaran), memang ini lari olahraga tapi mengarahnya ke wellness,” kata Kepala Pengelola Desa Wisata Penglipuran Wayan Sumiarsa.

Sumiarsa saat dikonfirmasi di Denpasar, Sabtu (10/5), menjelaskan, ide mengepakkan sayap ke segmen wisata kebugaran muncul dari semangat masyarakat dan pengelola dalam mengoptimalkan seluruh ruang di desa.

Lokasi paling menonjol adalah hutan bambu seluas 45 hektare yang beberapa tahun terakhir terus ditingkatkan fungsinya namun masih banyak sisi yang bisa dieksplorasi.

Atas dasar itu dibarengi kemampuan generasi muda Desa Penglipuran dalam menggelar sebuah festival, maka lahir lah ajang lari santai 5 kilometer yang dinamai Penglipu-Run 2026.

Kepada Antara, pengelola menyampaikan bahwa ajang lari santai ini didesain mengarah ke fungsi kesehatan dan kebugaran para wisatawan, sebab di rute yang cukup singkat peserta akan lebih banyak fokus pada pengalaman lari di hutan bambu dan kawasan desa wisata yang mendapat predikat desa wisata terbaik dunia oleh UNWTO itu.

“Peserta tidak hanya diajak berolahraga, tetapi juga menikmati suasana asri dan budaya khas Desa Penglipuran, nah rutenya kita mulai dari selatan di tugu pahlawan mengelilingi desa dan masuk ke hutan bambu, terakhir akan kembali ke relief area utama desa wisata,” ujarnya.

Sumiarsa menegaskan, inovasi-inovasi ini merupakan langkah nyata kolaborasi warga dalam memperkuat posisi Desa Penglipuran sebagai destinasi yang perhatian terhadap kesehatan.

Dengan udara yang sejuk, lingkungan yang bersih, serta suasana desa yang nyaman, menjadi daya tarik utama dalam mendukung gaya hidup sehat dan aktivitas wisata berbasis kebugaran.

Untuk ajang lari santai sendiri mereka gelar pada 7 Juni 2026 di dalam kawasan Desa Wisata Penglipuran, Kabupaten Bangli, Bali.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.