Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Buleleng Siapkan Kecamatan Gerokgak sebagai Kawasan Strategis Ketahanan Pangan

📅 Minggu, 10 Mei 2026, 10:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bupati Buleleng Siapkan Kecamatan Gerokgak sebagai Kawasan Strategis Ketahanan Pangan Doc: ANTARA
Ket. Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra saat bersalaman dengan salah satu masyarakat di Kecamatan Gerokgak pada acara Dharma Santi bertema “Parasparam Bhawayantah Sreyah” di Gedung Serbaguna Desa Adat Gerokgak, Sabtu (9/5/2026).

BULELENG – Bupati Buleleng, Nyoman Sutjdra, menyiapkan Kecamatan Gerokgak sebagai kawasan strategis pertanian dan hortikultura untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. 

"Kami sedang proyeksikan menjadi kawasan strategis penopang pangan nasional karena memiliki potensi besar dari sisi lahan, sumber daya alam, hingga pengembangan komoditas unggulan," kata I Nyoman Sutjidra usai menghadiri kegiatan Dharma Santi bertema “Parasparam Bhawayantah Sreyah” di Gedung Serbaguna Desa Adat Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, Sabtu(09/5). 

Ia menegaskan Kecamatan Gerokgak memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pusat pertanian, hortikultura, perikanan, hingga industri pangan di Kabupaten Buleleng.

“Gerokgak ini salah satu kecamatan yang sangat potensial. Pengembangan industri perikanan dan pertanian secara luas sangat memungkinkan karena lahannya cukup besar,” ujar Sutjidra.

Lebih lanjut, Pemkab Buleleng telah melakukan pemetaan lahan potensial di sembilan kecamatan guna mendukung program ketahanan pangan nasional. Pemetaan dilakukan dengan menyesuaikan karakteristik wilayah dan komoditas unggulan masing-masing daerah. 

Dalam skema tersebut, Kecamatan Gerokgak diproyeksikan menjadi salah satu kawasan strategis penopang ketahanan pangan nasional.

Kawasan Pejarakan dan sejumlah wilayah lainnya di Kecamatan Gerokgak dinilai memiliki potensi besar untuk pengembangan pertanian hortikultura secara berkelanjutan. Menurut Sutjidra, Kabupaten Buleleng menjadi salah satu dari 13 kabupaten di Indonesia yang dipilih dalam pengembangan program ketahanan pangan nasional.

“Dari sekitar 540 kabupaten di Indonesia, hanya 13 kabupaten yang dipilih dan Kabupaten Buleleng menjadi salah satunya. Pengembangan difokuskan pada empat komoditas utama, yakni dua komoditas buah dan dua komoditas hortikultura. Untuk buah-buahan meliputi durian dan manggis, sedangkan komoditas hortikultura meliputi bawang merah dan sayuran hijau,” ungkapnya.

Pihaknya menambahkan, durian direncanakan dikembangkan di Kecamatan Busungbiu dan Seririt, sementara manggis salah satunya dipusatkan di Kecamatan Gerokgak. Untuk bawang merah, pengembangannya diarahkan di Kecamatan Gerokgak, Kubutambahan, dan Sawan. Adapun sayuran hijau akan dikembangkan di sejumlah wilayah dataran tinggi yang mendukung produktivitas pertanian.

Seluruh potensi tersebut telah dipetakan sehingga pengembangan komoditas dapat dilakukan secara lebih fokus, terarah, dan berkelanjutan hingga 2029 mendatang, mulai dari perencanaan hulu hingga hilir.

“Mengenai kebutuhan air untuk pengembangan pertanian, nantinya akan dimanfaatkan Bendungan Gerokgak. Dari hasil pengamatan, kawasan sepanjang aliran bendungan memiliki potensi lahan dan ketersediaan air yang cukup baik. Termasuk juga kita akan memperbaiki jaringan irigasi dan jalan usaha tani melalui program pusat yang kita terima,” papar Sutjidra.

Ke depan, Pemkab Buleleng juga membuka peluang pembangunan embung penampungan air guna memperkuat sistem pengairan pertanian di kawasan Gerokgak dan sekitarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar

BMKG Ungkap Puncak Musim Hujan Terjadi Desember 2026

53 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BMKG Ungkap Puncak Musim Hu...
Nasional
Mendukbangga Sebut Tiga Isu...
Megapolitan
Pemkot Tangerang Normalisas...
Megapolitan
BPBD Kota Tangerang Siapkan...
Advertisement
Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.