Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Biaya Loka Pasar Mahal, Pelaku Usaha Bangun Website Sendiri

📅 Jumat, 08 Mei 2026, 01:10 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Biaya Loka Pasar Mahal, Pelaku Usaha Bangun Website Sendiri Doc: istimewa
Ket. Ekonomi Digital

JAKARTA - Meningkatnya penjual yang beralih ke website mandiri mencerminkan transformasi ekonomi digital, seiring tingginya persaingan di marketplace atau loka pasar dan kebutuhan usaha digital.

Peneliti Center of Digital Economy and SMEs The Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Fadhila Maulida di Jakarta, Kamis (7/5) mengatakan keluhan soal biaya marketplace yang semakin tinggi sedang naik daun. Dalam beberapa hari terakhir, linimasa di media sosial ramai dengan narasi tentang tingginya biaya administrasi marketplace yang membuat pelaku usaha mulai mempertimbangkan untuk membangun website sendiri,” kata Fadhila.

Fenomena itu tidak bisa dilihat semata-mata sebagai dampak tingginya biaya platform. Lebih dari itu, kondisi tersebut mencerminkan perubahan yang lebih mendasar dalam struktur ekonomi digital Indonesia.

Ia mengatakan setidaknya terdapat faktor utama yang saling berkaitan dalam menjelaskan fenomena yang terjadi saat ini, yaitu daya beli masyarakat dan kapasitas UMKM.

Dari sisi permintaan, daya beli masyarakat menunjukkan tanda-tanda perlambatan. Meskipun secara agregat masih mencatatkan pertumbuhan, laju tersebut relatif terbatas jika dibandingkan dengan pesatnya pertumbuhan jumlah pelaku usaha digital.

“Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah UMKM yang masuk ke ekosistem digital meningkat secara signifikan. Namun, pertumbuhan transaksi atau gross merchandise value (GMV) justru cenderung melambat,” tutur Fadhila.

Ketidakseimbangan itu jelasnya menciptakan tekanan di pasar, di mana jumlah penjual meningkat cepat, sementara permintaan tidak bertumbuh sepadan.

Akibatnya, tingkat persaingan menjadi semakin tinggi, dan peluang setiap pelaku usaha untuk memperoleh penjualan optimal menjadi semakin sempit.

Di sisi lain, juga ada biaya platform yang terus meningkat. Menurut dia, loka pasar saat ini tidak lagi hanya menjadi tempat bertemunya penjual dan pembeli, tetapi telah bertransformasi menjadi struktur ekonomi yang sepenuhnya dimonetisasi. Platform ekosistem digital menjalankan proses yang kompleks.

“Mesin akuisisi pelanggan dalam skala masif, sistem pembayaran, jaringan logistik terintegrasi, hingga kanal pemasaran berbasis algoritma,” jelasnya.

Ada berbagai biaya yang harus ditanggung, seperti biaya platform, layanan, hingga promosi yang relatif tinggi. Ditambah lagi dengan adanya biaya iklan digital serta biaya logistik yang masih tinggi karena belum merata antar wilayah.

“Pada akhirnya, yang terjadi adalah kombinasi tekanan yang cukup berat, pertumbuhan permintaan yang terbatas, kompetisi yang semakin tajam, serta kapasitas UMKM yang masih perlu ditingkatkan,” terang Fadhila.

Dia menyebut tantangan terbesar ekonomi digital Indonesia bukan hanya memperluas akses UMKM ke loka pasar, tetapi menciptakan ekosistem yang sehat dan berkelanjutan bagi seluruh pihak. “Dibutuhkan keseimbangan antara pertumbuhan platform, perlindungan pelaku usaha, serta penguatan daya beli masyarakat agar ekonomi digital dapat tumbuh lebih inklusif,” katanya.

Data Pelanggan

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Oman Tolak Penerapan Tol Kapal di Selat Hormuz

12 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Oman Tolak Penerapan Tol Ka...
Nasional
Dikaji, DPR Minta MUI Serah...
Daerah
Gapoktan di Kota Banjarbaru...

Bom Paket Guncang Monako, Miliarder Ukraina Jadi Korban

31 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Bom Paket Guncang Monako, M...
Megapolitan
Menjaga Kepedulian dan Kebe...

Pemda Tangerang Perkuat Keberlanjutan Ekosistem UMKM

55 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemda Tangerang Perkuat Keb...
  • Kemanusiaan Lintas Benua: Tiongkok Kucurkan 100 Juta Yuan untuk Korban Gempa Venezuela
    Preview komentar:
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi ( QLola Bri ...
    Berikut ini Cara Aktivasi QLola BRI Panduan Aktifkan ...
  • Gapoktan di Kota Banjarbaru Rayakan Panen Padi
    Preview komentar:
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi ( QLola Bri ...
    QLola by BRI..628 2178 50 9155... Sedih ya, teman-teman... ...
  • Macron dan Sultan Oman Sepakat Gandeng Tangan Demi Perdamaian di Timur Tengah
    Preview komentar:
    Token QLola Bri 62821 78 50 91 55... Sedih ...
Selasa, Layanan SIM Keliling Hadir di Lima Lokasi, Buka Pukul 08.00-14.00

Selasa, Layanan SIM Keliling Hadir di Lima Lokasi, Buka Pukul 08.00-14.00

30 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.