Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Sebut Sangat Mungkin Kesepakatan dengan Iran akan Tercapai

📅 Kamis, 07 Mei 2026, 04:41 WIB | Oleh:
Trump Sebut Sangat Mungkin Kesepakatan dengan Iran akan Tercapai Doc: Istimewa
Ket. Momentum tampaknya sedang meningkat bagi Washington dan Teheran untuk mencapai kesepakatan yang pada akhirnya dapat mengakhiri perang.

WASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa ia telah melakukan "pembicaraan yang sangat baik" dengan Iran selama 24 jam terakhir dan "sangat mungkin kita akan mencapai kesepakatan", sementara Teheran meninjau proposal perdamaian AS yang menurut sumber akan secara resmi mengakhiri perang.

Dari Al Jazeera, sebagai sinyal kemajuan dalam pembicaraan yang sedang berlangsung antara kedua pihak , Trump pada hari Rabu (6/5) juga mengatakan Iran harus menangguhkan program nuklirnya dan membuka kembali Selat Hormuz, mengancam akan melanjutkan pemboman jika negosiasi gagal.

“Dengar, ini sangat sederhana. Iran tidak bisa memiliki senjata nuklir karena sekuat apa pun mereka, kami ingin mereka tetap hidup. Kami ingin kalian semua tetap hidup,” katanya kepada wartawan di Gedung Putih.

Dalam sebuah wawancara dengan media AS PBS, Trump juga mengatakan bahwa ia optimistis dapat mencapai kesepakatan dengan Iran sebelum perjalanannya ke China yang dijadwalkan minggu depan.

“Saya pikir ini memiliki peluang yang sangat bagus untuk berakhir, dan jika tidak berakhir, kita harus kembali membombardir mereka habis-habisan,” katanya.

Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengecilkan laporan yang menyebutkan kesepakatan dengan AS sudah dekat, dan menyebutnya sebagai hal yang berlebihan.

Dia mengatakan Teheran belum mengeluarkan tanggapan resmi terhadap proposal terbaru AS, tetapi terus bertukar pesan diplomatik melalui mediator Pakistan.

Trump telah berulang kali menggembar-gemborkan prospek kesepakatan yang akan mengakhiri perang AS-Israel di Iran yang dimulai pada 28 Februari, namun sejauh ini tanpa keberhasilan. Kedua pihak tetap berselisih mengenai berbagai isu sulit, seperti ambisi nuklir Iran dan kendalinya atas Selat Hormuz, yang sebelum perang menangani seperlima pasokan minyak dan gas dunia.

Sebuah sumber dari Pakistan dan sumber lain yang diberi informasi tentang mediasi tersebut mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa kesepakatan hampir tercapai mengenai memorandum satu halaman yang secara resmi akan mengakhiri konflik tersebut. Hal itu akan memulai diskusi untuk membuka blokade pengiriman melalui selat, mencabut sanksi AS terhadap Iran, dan menetapkan pembatasan pada program nuklir Iran, kata sumber-sumber tersebut kepada kantor berita itu.

Tidak jelas bagaimana memorandum tersebut berbeda dari rencana 14 poin yang diusulkan Iran pekan lalu.

Kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya, mengatakan bahwa proposal AS tersebut mengandung beberapa ketentuan yang tidak dapat diterima, tanpa merinci ketentuan mana saja.

Anggota parlemen Ebrahim Rezaei, juru bicara Komite Kebijakan Luar Negeri dan Keamanan Nasional Parlemen Iran, menggambarkan teks tersebut sebagai "lebih merupakan daftar keinginan Amerika daripada kenyataan".

“Amerika tidak akan mendapatkan apa pun dalam perang yang mereka kalahkan yang tidak mereka peroleh dalam negosiasi tatap muka,” tulisnya di media sosial.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Tommy Pigott, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa Trump tetap "berpandangan jernih" tentang gangguan sementara jangka pendek yang disebabkan oleh penutupan efektif Selat Hormuz oleh Iran, tetapi Washington tidak dapat "menormalisasi kemampuan suatu negara untuk menentukan siapa yang diizinkan menggunakan jalur air internasional".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Polres Lombok Timur Pantau Pembelian BBM di SPBU

40 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
Polres Lombok Timur Pantau ...

Rupiah Masih Rentan, 5 Agustus 2026

41 menit yang lalu | Rizky

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan, 5 Agus...

Ajax Resmi Umumkan Kedatangan Marc ter Stegen

50 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Olahraga
Ajax Resmi Umumkan Kedatang...

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

05 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.