Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BI Banten Sebut Program MBG Putar Ekonomi hingga Rp1 Miliar per SPPG Setiap Bulan

📅 Kamis, 07 Mei 2026, 16:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
BI Banten Sebut Program MBG Putar Ekonomi hingga Rp1 Miliar per SPPG Setiap Bulan Doc: Antara
Ket. Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten, Rawindra Ardiansah (kedua kanan) saat kegiatan Taklimat Media di Kota Serang, Kamis (7/5).

Serang - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mengungkapkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan dampak perputaran uang terhadap perekonomian mencapai Rp1 miliar per bulan di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten, Rawindra Ardiansah, di Kota Serang, Kamis (7/5), menyatakan bahwa saat ini terdapat ribuan titik pelayanan gizi yang siap menggerakkan ekonomi dan penyerapan logistik lokal di wilayah tersebut.

​"Rata-rata kalau dari data per SPPG, perputaran ekonominya mencapai Rp1 miliar per bulan untuk MBG, dan di Provinsi Banten ini ada 1.084 SPPG," kata Rawindra.

Ia menjelaskan peningkatan konsumsi pemerintah yang paling tinggi ini didorong oleh berjalannya program-program prioritas, termasuk di dalamnya adalah MBG, lalu Koperasi Merah Putih, serta program perumahan.

Meski laju konsumsi pemerintah melesat berkat MBG dan Koperasi Merah Putih, Rawindra memaparkan bahwa secara persentase, struktur perekonomian Banten tetap didominasi oleh konsumsi rumah tangga di angka 53 persen, yang turut didorong oleh momen Hari Besar Keagamaan.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi Banten yang berada di angka 5,64 persen juga ditopang oleh Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi. Tingkat kepercayaan investor dinilai masih tinggi seiring berlanjut nya berbagai proyek strategis, baik dari pemerintah maupun swasta.

"Sementara itu, untuk kinerja ekspor neto Banten tercatat sedikit melambat dibandingkan periode sebelumnya meski masih dalam tren positif," ujarnya.

Pelambatan tersebut, lanjut Rawindra, dipengaruhi oleh strategi para pengusaha yang melakukan front loading atau menarik jadwal impor lebih awal. Kebijakan ini diambil untuk mengamankan stok bahan baku (inventory) di tengah kekhawatiran rantai pasok akibat dinamika geopolitik global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.