Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kota Bekasi Mengharuskan Penggalian Jaringan Terintegrasi, Jangan Parsial

📅 Rabu, 06 Mei 2026, 07:50 WIB | Oleh:
Kota Bekasi Mengharuskan Penggalian Jaringan Terintegrasi, Jangan Parsial Doc: ist
Ket. proses penggalian

BEKASI – Di mana-mana setiap instansi yang mau menanam jaringan di bawah tanah menggali sendiri-sendiri, sehingga membuat kemacetan dan kotor. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, Jawa Barat, melakukan penataan utilitas ditandai dengan peluncuran perdana jalur terpadu saluran kabel di Taman Cut Mutia, Kecamatan Bekasi Timur bersama pihak rekanan Mitra Patriot. Penggalian harus terintegrasi.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono menegaskan proyek ini harus menjadi fondasi kuat sebagai langkah memulai penataan utilitas secara lebih modern sekaligus dalam rangka mempercantik wajah perkotaan.

"Ducting ini sudah mulai berjalan, jangan sampai redup di tengah jalan. Harus berkelanjutan dan menyasar titik-titik lain di seluruh wilayah Kota Bekasi," katanya di Bekasi, Selasa.

Ia menekankan penting koordinasi antara seluruh pemangku kepentingan agar penataan kabel dan utilitas bawah tanah bisa berjalan optimal.

"Setiap pekerjaan galian harus terintegrasi dan tidak dilakukan secara parsial tanpa izin resmi," ujar Tri.

Menurut Tri, pihaknya masih menemukan sejumlah pekerjaan galian tanpa izin yang dilaporkan masyarakat melalui media sosial. Setidaknya terdapat empat titik di wilayah Kecamatan Pondok Gede dan Jatiasih yang menjadi perhatian.

"Pekerjaan seperti itu tidak boleh lagi dilakukan sembarangan. Harus resmi dan berkolaborasi dengan Pemkot Bekasi," katanya.

Dia mendorong keterlibatan masyarakat dalam proses perencanaan hingga pengawasan. Melalui mekanisme Musrenbang, peran LPM serta RT/RW diharapkan mampu memperkuat kontrol sosial terhadap proyek-proyek infrastruktur.

"Pengawasan tidak hanya dari pemerintah, tapi juga harus melibatkan masyarakat. Ini penting agar pekerjaan sesuai dengan kebutuhan dan tidak merugikan lingkungan sekitar," katanya.

Tri juga meminta seluruh unsur pemangku kepentingan terkait termasuk PDAM ataupun pihak swasta untuk saling terhubung dalam setiap pekerjaan utilitas.

Menurut dia, galian pipa harus terkoneksi dengan sistem ducting yang sedang dikembangkan, serta berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait penataan jalan dan pedestrian.

"Jangan sampai jalan sudah digali, lalu ditinggal begitu saja hingga merusak infrastruktur. Semua harus terkoneksi dan dikerjakan secara tuntas," katanya.

Pemkot Bekasi berharap pekerjaan infrastruktur dengan sistem terintegrasi ini dapat berjalan lebih efisien dan merata serta tidak hanya terpusat di titik-titik tertentu.

Menurut dia, keluhan masyarakat terkait galian jalan yang semrawut masih kerap terjadi sehingga Pemkot Bekasi turut menggandeng berbagai pihak, termasuk PT. Infrastruktur Cerdas Nusantara untuk mendukung penataan utilitas yang lebih modern dan tertib.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Advertisement
Kebakaran Kawah Ijen Merambat ke Air Terjun Kalipait Bondowoso, Tim Rescue Panjat Manual ke Titik Api

Kebakaran Kawah Ijen Merambat ke Air Terjun Kalipait Bondowoso, Tim Rescue Panjat Manual ke Titik Api

05 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.