Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kota Bekasi Mengharuskan Penggalian Jaringan Terintegrasi, Jangan Parsial

8 Rabu, 06 Mei 2026, 07:50 WIB | Oleh:
Kota Bekasi Mengharuskan Penggalian Jaringan Terintegrasi, Jangan Parsial Kota Bekasi Mengharuskan Penggalian Jaringan Terintegrasi, Jangan Parsial Doc: ist
Ket. proses penggalian

BEKASI – Di mana-mana setiap instansi yang mau menanam jaringan di bawah tanah menggali sendiri-sendiri, sehingga membuat kemacetan dan kotor. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, Jawa Barat, melakukan penataan utilitas ditandai dengan peluncuran perdana jalur terpadu saluran kabel di Taman Cut Mutia, Kecamatan Bekasi Timur bersama pihak rekanan Mitra Patriot. Penggalian harus terintegrasi.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono menegaskan proyek ini harus menjadi fondasi kuat sebagai langkah memulai penataan utilitas secara lebih modern sekaligus dalam rangka mempercantik wajah perkotaan.

"Ducting ini sudah mulai berjalan, jangan sampai redup di tengah jalan. Harus berkelanjutan dan menyasar titik-titik lain di seluruh wilayah Kota Bekasi," katanya di Bekasi, Selasa.

Ia menekankan penting koordinasi antara seluruh pemangku kepentingan agar penataan kabel dan utilitas bawah tanah bisa berjalan optimal.

"Setiap pekerjaan galian harus terintegrasi dan tidak dilakukan secara parsial tanpa izin resmi," ujar Tri.

Menurut Tri, pihaknya masih menemukan sejumlah pekerjaan galian tanpa izin yang dilaporkan masyarakat melalui media sosial. Setidaknya terdapat empat titik di wilayah Kecamatan Pondok Gede dan Jatiasih yang menjadi perhatian.

"Pekerjaan seperti itu tidak boleh lagi dilakukan sembarangan. Harus resmi dan berkolaborasi dengan Pemkot Bekasi," katanya.

Dia mendorong keterlibatan masyarakat dalam proses perencanaan hingga pengawasan. Melalui mekanisme Musrenbang, peran LPM serta RT/RW diharapkan mampu memperkuat kontrol sosial terhadap proyek-proyek infrastruktur.

"Pengawasan tidak hanya dari pemerintah, tapi juga harus melibatkan masyarakat. Ini penting agar pekerjaan sesuai dengan kebutuhan dan tidak merugikan lingkungan sekitar," katanya.

Tri juga meminta seluruh unsur pemangku kepentingan terkait termasuk PDAM ataupun pihak swasta untuk saling terhubung dalam setiap pekerjaan utilitas.

Menurut dia, galian pipa harus terkoneksi dengan sistem ducting yang sedang dikembangkan, serta berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait penataan jalan dan pedestrian.

"Jangan sampai jalan sudah digali, lalu ditinggal begitu saja hingga merusak infrastruktur. Semua harus terkoneksi dan dikerjakan secara tuntas," katanya.

Pemkot Bekasi berharap pekerjaan infrastruktur dengan sistem terintegrasi ini dapat berjalan lebih efisien dan merata serta tidak hanya terpusat di titik-titik tertentu.

Menurut dia, keluhan masyarakat terkait galian jalan yang semrawut masih kerap terjadi sehingga Pemkot Bekasi turut menggandeng berbagai pihak, termasuk PT. Infrastruktur Cerdas Nusantara untuk mendukung penataan utilitas yang lebih modern dan tertib.

"Ke depan, kita ingin pekerjaan ini tidak hanya cepat, tapi juga rapi, terkoordinasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.