Kakak Peka Jadi Andalan Menekan Narkoba di Situbondo
📅 Minggu, 27 Sep 2026, 10:21 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
SITUBONDO – Program kakak peka (kader penggerak peduli keluarga) menjadi andalan Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur untuk menekan pencegahan penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang atau narkoba.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Situbondo Anna Kusuma menyampaikan pemerintah daerah melibat ibu-ibu Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) di desa-desa.
"Kader Penggerak Peduli Keluarga berasal dari ibu-ibu PKK mulai tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa untuk membantu pemerintah dalam mencegah penyalahgunaan narkoba," ujar dia di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Minggu.
Menurut Anna, "Kakak Peka" yang beranggotakan ibu-ibu PKK itu diharapkan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait dengan dampak dari narkoba, khusus bagi para pemuda dan pelajar sebagai generasi penerus bangsa.
"Selain itu, Kader Penggerak Peduli Keluarga juga bertugas memberikan edukasi di masyarakat, maupun advokasi dan pendampingan bagi pengguna atau keluarga pengguna narkoba," ucapnya.
Sementara itu, Kasat Reskoba Polres Situbondo Iptu Tatang Purwohadi mengaku sangat mendukung pemerintah daerah setempat telah melebarkan sayap kepolisian dengan berinovasi membentuk "Kakak Peka" dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba di wilayah hukumnya.
"Kader Penggerak Peduli Keluarga Situbondo tentu sangat membantu kami dan kami berharap pula ibu-ibu PKK berani melaporkan kepada kami ketika ada pengguna dan pengedar narkoba di sekitar lingkungannya. Kalau ada pengedar kami tangkap, dan pengguna kami rehabilitasi," katanya.
Tatang mengatakan pada kegiatan peluncuran "Kakak Peka" itu juga telah menyosialisasikan mengenai bahaya dari dampak dari penyalahgunaan narkoba.
"Kami juga telah memberikan pemahaman mengenai ciri-ciri orang yang menggunakan narkoba, sehingga mereka punya bekal dalam membantu kepolisian dalam pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN)," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!