Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jumlah Penduduk Provinsi Papua Mencapai 1,074 Juta pada Supas 2025

📅 Rabu, 06 Mei 2026, 23:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jumlah Penduduk Provinsi Papua Mencapai 1,074 Juta pada Supas 2025 Doc: Antara

Jayapura - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta jiwa berdasarkan hasil Survei Penduduk Antar Sensus (Supas) 2025.

Kepala Bagian Umum BPS Provinsi Papua Emi Puspitarini di Jayapura, Rabu, mengatakan berdasarkan hasil Supas juga komposisi penduduk usia produktif 15–64 tahun mencapai 62,96 persen, sementara rasio ketergantungan berada di angka 58,83, yang berarti setiap 100 penduduk usia produktif menanggung sekitar 58 hingga 59 penduduk usia nonproduktif.

"Dengan komposisi ini menunjukkan Papua mulai memasuki fase bonus demografi, meskipun masih dalam tahap transisi,” katanya.

Menurut Emi, tingkat fertilitas di Papua masih tergolong tinggi dengan angka kelahiran total (TFR) sebesar 2,57 atau di atas tingkat penggantian (replacement level) sebesar 2,10.

"Selain itu, angka kematian bayi (IMR) tercatat sebesar 27,07 per 1.000 kelahiran hidup, yang mencerminkan masih perlunya peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak," ujarnya.

Dia menjelaskan BPS juga mencatat bahwa Papua bukan menjadi daerah tujuan migrasi, ditunjukkan dengan angka migrasi risen neto yang bernilai negatif sebesar -1,95.

“Artinya jumlah penduduk yang keluar lebih besar dibandingkan yang masuk dalam lima tahun terakhir,” ujarnya.

Dia menjelaskan dari sisi struktur usia, penduduk muda masih mendominasi dengan kelompok Post Generasi Z sebesar 27,44 persen, disusul generasi milenial sebesar 25,40 persen.

"Sementara itu, persentase penduduk lanjut usia di Papua mencapai 7,98 persen, masih di bawah ambang batas menuju fase ageing population sebesar 10 persen," katanya.

Dia menambahkan, hasil Supas 2025 menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan kependudukan, terutama dalam memanfaatkan peluang bonus demografi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Data ini diharapkan menjadi rujukan dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
BMKG: Gempa M 7,7 di Mindan...

Rupiah Masih Tertekan, 8 Juni 2026

52 menit yang lalu | Rizky

Ekonomi
Rupiah Masih Tertekan, 8 Ju...
Ekonomi
Pertamina Berhasil Tangani ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Gempa Kuat M7,8 Guncang Selatan Filipina dan Sulawesi Utara, Peringatan Tsunami Dikeluarkan

Gempa Kuat M7,8 Guncang Selatan Filipina dan Sulawesi Utara, Peringatan Tsunami Dikeluarkan

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.