Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Mendeteksi Tsunami Setinggi 9—18 Cm di Sulut dan Maluku Utara

📅 Senin, 08 Jun 2026, 09:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Mendeteksi Tsunami Setinggi 9—18 Cm di Sulut dan Maluku Utara Doc: ANTARA
Ket. Deputi Bidang Geofisika BMKG Nelly Florida Riama (dua kiri) mendampingi Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani (tengah) Sekretaris Utama BMKG Guswanto (dua kanan) dalam konferensi pers peringatan dini tsunami pascagempa 7,7 Mindanao Filipina yang digelar secara daring di Jakarta, Senin (8/6/2026)

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi gelombang tsunami dengan ketinggian minor berkisar antara 9-18 centimeter sudah mulai tercatat di tiga lokasi pengamatan pascagempa tektonik magnitudo 7,7 di Laut Sulawesi.

Deputi Bidang Geofisika BMKG Nelly Florida Riama dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, mengatakan bahwa tiga wilayah pesisir yang telah mendeteksi gelombang tsunami tersebut adalah Ulu Siau (Sulawesi Utara), Melonguane (Sulawesi Utara), serta satu titik pantau di wilayah Maluku Utara.

Meskipun anomali gelombang yang tiba saat ini masih tergolong kecil, BMKG meminta masyarakat di wilayah terdampak untuk tidak menurunkan kewaspadaan dan tetap mematuhi arahan evakuasi yang berlaku.

Berdasarkan estimasi pemodelan tsunami yang dikeluarkan sebelumnya potensi puncak ketinggian gelombang di beberapa wilayah pesisir diproyeksikan dapat mencapai status Siaga hingga Awas.

Oleh karena itu, Nelly mengimbau seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus memantau pemutakhiran data gelombang laut secara berkala melalui kanal resmi institusi tersebut.

"Kami meminta seluruh masyarakat untuk terus memantau atau mengikuti informasi yang diberikan oleh BMKG karena menurut pemodelan, ada beberapa wilayah yang dari sisi pemodelan akan siaga, tinggi tsunaminya berkisar antara Siaga dan juga Awas," ujarnya.

BMKG bersama beberapa instansi terkait saat ini masih melakukan pemantauan ketat secara waktu nyata terhadap data pasang surut (tide gauge) serta sensor pemantau tsunami lainnya guna memastikan keamanan pesisir di utara dan timur Indonesia.

Peringatan dini tsunami diumumkan secara resmi BMKG kurang dari 10 menit pascagempa tektonik berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang wilayah Laut Sulawesi, Senin pagi pukul 06.37 WIB dengan pusat gempa berada di kedalaman 47 kilometer di sebelah barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara (sektor Mindanao, Filipina).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.