Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rafale Prancis di Garis Depan Bersitegang dalam Pencegatan Su-24M Russia di atas Laut Baltik

📅 Selasa, 05 Mei 2026, 00:05 WIB | Oleh:
Rafale Prancis di Garis Depan Bersitegang dalam Pencegatan Su-24M Russia di atas Laut Baltik Doc: Istimewa
Ket. Insiden antara Rafale dan Su-24M adalah yang terbaru dari beberapa insiden antara pesawat NATO dan Russia

PARIS - Angkatan Udara Prancis telah mencegat pesawat tempur serang Su-24M Angkatan Udara Rusia di atas Laut Baltik, menandai insiden terbaru dari beberapa pertempuran antara pesawat tempur Blok Barat dan Russia di wilayah tersebut. Pesawat tempur Prancis tersebut memulai rotasi baru  untuk Patroli Udara Baltik pada minggu pertama bulan April, tiba di Pangkalan Udara Siauliai di Lituania yang terletak hanya 130 kilometer dari wilayah Rusia. Pada pertengahan April, pesawat-pesawat tersebut terlibat pertempuran dengan pesawat tempur Su-30SM Rusia, serta pesawat intelijen elektronik Il-20M yang menyertainya, yang diduga dioperasikan oleh Angkatan Laut Rusia dari fasilitas di wilayah Kaliningrad.

Dari Military Watch, keterlibatan terbaru ini terjadi di tengah ketegangan tinggi antara Prancis dan Russia, tidak hanya di Eropa, tetapi juga di Afrika Barat, di mana aset penerbangan Rusia, termasuk unit Su-24M, baru-baru ini  memainkan peran sentral dalam memukul mundur serangan pemberontak yang didukung Barat terhadap pemerintah Mali. Hal ini menyusul  pengusiran pasukan Eropa  dari wilayah Mali dan pembentukan hubungan strategis yang erat dengan Russia di awal dekade ini, yang mencerminkan tren yang lebih luas yang terlihat di berbagai negara Afrika Barat. Pengusiran pengaruh Prancis di wilayah-wilayah Afrika yang kaya sumber daya utama diproyeksikan akan memiliki konsekuensi yang menghancurkan bagi perekonomian negara tersebut dan Eropa secara lebih luas. Seiring dengan konflik di Afrika Barat, Presiden Prancis Emmanuel Macron juga memimpin seruan untuk intervensi Barat yang lebih luas di Ukraina, dan dalam beberapa kesempatan  menyatakan  bahwa pengerahan pasukan darat yang lebih besar di Ukraina tidak dikesampingkan sebagai bagian dari kebijakan untuk "melakukan segala sesuatu yang diperlukan untuk mencegah Rusia memenangkan perang ini." Hal ini mencerminkan keadaan hubungan yang lebih luas antara Paris dan Moskow.

Insiden antara Rafale dan Su-24M adalah yang terbaru dari beberapa insiden antara pesawat NATO dan Russia, dengan pesawat tempur Gripen Angkatan Udara Swedia dikerahkan pada 20 April untuk mencegat pesawat tempur Su-30SM Rusia, yang mengawal pembom strategis Tu-22M3 di atas perairan internasional di Laut Baltik. Ini menyusul pengerahan  pesawat  tempur Gripen pada 10 April untuk mencegat kapal selam serang kelas Kilo Angkatan Laut Rusia. Insiden ini juga terjadi tak lama setelah Angkatan Udara Kerajaan Norwegia  mengerahkan  pesawat  tempur generasi kelima F-35A  untuk mencegat pesawat patroli maritim Il-38 Rusia di Laut Barents yang berdekatan. Pada 1 Mei, pembom Tu-95MS Angkatan Udara Rusia dilaporkan telah dicegat oleh pesawat tempur dari beberapa negara anggota NATO di Laut Barents dan Laut Norwegia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Olahraga
Folarin Balogun Batal Gabun...
Daerah
Pengiriman Udang Diperketat...
Ekonomi
Karhutla Mengganas, Ekonomi...

Angin Kencang Jadi Cobaan Water Bombing Karhutla Gunung Semeru

18 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Angin Kencang Jadi Cobaan W...
Advertisement
Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.