Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Banjir Bandang Lebong Tewaskan 3 Pelajar SMAN 1 Lebong, Dua Selamat

📅 Selasa, 05 Mei 2026, 12:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banjir Bandang Lebong Tewaskan 3 Pelajar SMAN 1 Lebong, Dua Selamat Doc: Antara
Ket. Proses evakuasi tiga pelajar SMAN 1 Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, yang tewas akibat hanyut di Sungai Kemaceak, Desa Lemeu, Kecamatan Uram Jaya, Kabupaten Lebong, pada Senin malam (4/5).

Rejang Lebong, Bengkulu - Tiga pelajar Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, ditemukan meninggal dunia setelah hanyut terbawa arus air bah di Sungai Kemaceak, Desa Lemeu, kabupaten setempat pada Senin (4/5) sekitar pukul 17.00 WIB.

Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebong Syaprul saat dihubungi di Lebong, Selasa (5/5), mengatakan seluruh korban yang terjebak banjir bandang tersebut telah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

"Tiga korban yang terjebak banjir Sungai Kemaceak di Desa Lemeu, Kecamatan Uram Jaya, semuanya sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, yakni HA (17), AF (16), dan AR (16)," kata dia.

Dia menjelaskan ketiga korban ditemukan oleh tim gabungan pada Senin (4/5) malam. Jenazah para korban langsung dievakuasi ke RSUD Lebong untuk menjalani pemeriksaan medis sebelum diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing.

Peristiwa nahas tersebut, kata dia, terjadi ketika delapan pelajar SMAN 1 Lebong tengah melakukan aktivitas wisata di aliran Sungai Kemaceak pada Senin sore sekitar pukul 17.00 WIB. Secara tiba-tiba, debit air sungai meningkat drastis akibat kiriman air bah dari hulu yang menyeret lima orang dari rombongan pelajar ini.

"Dari lima orang yang hanyut ini, dua orang berhasil menyelamatkan diri ke tepian, sedangkan tiga lainnya terseret arus sungai yang sangat deras," terangnya.

Adapun lima pelajar yang dinyatakan selamat dalam insiden tersebut adalah Tegar Keanu Al Qayyum (16), Charisa Nindiya Putri (16), Najwa Assyifa (16), Salsa Cahya Ramadhani (16), dan Farhan Novendri (16).

Menurut Syaprul, operasi pencarian dan evakuasi ini melibatkan personel gabungan yang terdiri atas BPBD Lebong, unsur TNI, Polri, Basarnas, relawan, serta bantuan dari masyarakat setempat.

Dalam kesempatan itu, dia mengimbau masyarakat daerah itu untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas di sepanjang aliran sungai, karena banjir atau air bisa kapan saja datang, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu saat ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Bahrain Protes Hantaman Drone Iran

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Bahrain Protes Hantaman Dro...
Nasional
Menteri ESDM Ajak Kampus Du...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Rekomendasi Acara Akhir Pekan, Ada Kumpul Bocah di TMII dan Malam Puncak HUT Jakarta di Bundaran HI

Rekomendasi Acara Akhir Pekan, Ada Kumpul Bocah di TMII dan Malam Puncak HUT Jakarta di Bundaran HI

27 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.